Sunset Policy Ke V Dibuka

  • 01-04-2020 / 19:54 WIB
  • Kategori:Malang
Sunset Policy Ke V Dibuka

MALANG- Warga Kota Malang tidak perlu khawatir akan penumpukan denda atau sanksi administrasi wajib pajak di tengah masa wabah Virus Corona saat ini di Kota Malang. Pasalnya, warga akan dipermudah dengan dibukanya Porgram Sunset Policy ke V.

Program ini tetap dilucurkan juga dalam rangka HUT Ke-106 Kota Malang. Program Sunset Policy V (ke-5) yang berlangsung mulai 1 April 2020 sampai dengan 30 Juni 2020 mendatang. 

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Ir Ade Herawanto menjelaskan berdasrkan Perwal No 33 Tahun 2018 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi  PBB Dalam Rangka Peringatan Hari Besar Nasional dan Hari Jadi Kota Malang program ini resmi diluncurkan.

“Dengan memanfaatkan program Sunset Policy, Wajib Pajak akan mendapat keringanan berupa penghapusan sanksi administrasi atau denda atas keterlambatan pelunasan PBB yang belum terbayar sejak tahun 1990’an hingga kurun waktu saat ini serta juga untuk jenis pajak daerah lainnya,” jelas Ade.

Dari data yang dihimpun Bapenda, tercatat total 5.791 Wajib Pajak (WP) memanfaatkan program Sunset Policy IV dengan nilai realisasi mencapai Rp 5.414.163.950,-.Kala itu program penghapusan sanksi berupa denda hanya berlaku untuk PBB Perkotaan saja. 

Rencana berikutnya, Pemkot Malang akan menerapkan kebijakan keringanan maksimal 50 persen sesuai permohonan Wajib Pajak sesuai mekanisme yang berlaku untuk Pajak Hotel, Restoran, Parkir dan lainnya jika situasi pandemi Covid-19 belum juga membaik. 

“Memang saat ini capaian pendapatan daerah pasti akan sangat berkurang. Akan tetapi dengan Sunset Policy ini diharapkan wajib pajak tetap semangat membayarkan kewajiban pajaknya. Dengan tidak membebankan denda dan sanksi lainnya,” tandas Ade.

Bapenda Kota Malang juga mempermudah lagi WP untuk membayar pajak dengan fasilitas-fasilitas pelaporan dan pembayaran secara online dan secara paperless serta tanpa tatap muka dan gerakan non tunai.

Juga diimbau dan terus disosialisasikan kepada pengusaha secara door to door  ke tempat usahanya sambil mengoptimalkan pemasangan perangkat pajak online atau e-Tax

Menambahkan Wali Kota Malang Sutiaji mengakui apapun kebijakan yang mendorong WP untuk membayarkan kewajibannya seharusnya dapat dimanfaatkan warga sebaik mungkin. 

Dalam masa darurat COVID-19 ini, warga Kota Malang diimbau untuk tetap jaga kesehatan dan memanfaatkan layanan online untuk urusan perpajakan. Mengenai capaian pendapatan daerah, Sutiaji mengatakan hal tersebut akan dinomor duakan.

“Karena yang penting saat ini tetap mengingatkan wajib pajak melakukan kewajibannya dengan layanan yang dipermudah, juga mengutamakan keselamatan warga. Capaian pendapatan itu dipikir nanti saja yang utama kenyamanan dan keamanan masyarakat,” pungkasnya. (ica)

Editor : ica
Uploader : slatem
Penulis : ica
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU