Kerahkan 223 Tenaga Kesehatan, RST Soepraoen Istirahatkan Dua Orang

  • 03-04-2020 / 20:15 WIB
  • Kategori:Malang
Kerahkan 223 Tenaga Kesehatan, RST Soepraoen Istirahatkan Dua Orang ilustrasi. (CNN Indonesia/ist)

Malangpostonline.com - Semua rumah sakit yang menangani kasus virus Corona di Malang Raya menjaga kondisi kesehatan tenaga kesehatan (nakes) yang disiagakan. Apalagi di dua nakes di RST dr Soepraoen berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) walau negatif Covid-19 setelah menjalani pemeriksaan.

Wakarumkit TK II dr Soeproen Malang Letkol CKM dr Zainal Alim SpOG  mengatakan, sebanyak 223 nakes dikerahkan untuk menghadapi pandemik virus Corona. Dua di antaranya ODP. “Namun kondisi klinis dan radiologinya baik, rapid test hasilnya juga negatif,” tegas Zainal.

Ia menjelaskan meski dinyatakan ODP  dan negatif Covid-19, saat ini dua orang nakes itu diistirahatkan di rumah. Ini sesuai prosedur penanganan Covid-19. Dijelaskannya kedua nakes itu menjalani karantina mandiri di rumah. Selain itu akan dilakukan prosedur PCR (Polymerase Chain Reaction) Swab Test dari (Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang. Ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan.

RST dr Soeproen melakukan sejumlah langkah menjaga nakes agar terhindar dari kondisi kesehatan menurun. “Kita juga memberikan APD (Alat Pelindung Diri) sesuai zona pedoman Kemenkes atau profesi. Mereka yang bertugas juga diatur khusus regulasi beban waktu jaga agar istirahatnya cukup dapat olahraga mandiri dan diberi suplemen vitamin,” papar Zainal.

Tidak hanya itu, untuk menjamin kesehatan dan keselamatan nakes yang bertugas, sejak sebulan ini  RST Soepraoen meniadakan jam besuk. Selain itu memberlakukan secara maksimal aturan Physical Distancing.

Kemudian RST Soeproen juga secara aktif melakukan surveillance kepada nakes dengan melakukan secara rutin deteksi dini personel yang memiliki gejala kondisi tubuh menurun, atau sakit.“Kita juga membentuk secara khusus UGD dan Poli Khusus Covid-19 untuk menghindarkan kontak sejauh mungkin,” tandasnya.

Sementara itu dari 223 nakes yang disiagakan untuk penanganan kasus virus Corona, terdapat satu nakes dokter spesialis paru. Untuk diketahui, dokter spesialis paru merupakan keahlian khusus kedokteran yang memang dibutuhkan menangani kasus pasien Covid-19. Sebab menyerang  saluran-saluran pernapasan, utamanya paru-paru.

“Walaupun satu masih cukup karena didukung dokter spesialis lain dalam satgas dan dibantu teknis dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesi Cabang Malang,” tambah Zainal.

Sedangkan stok APD diperkirakan tersedia untuk 14 hari kedepan. Meski begitu tindak lanjut sudah mulai dilakukan agar tidak kehabisan stok nantinya. Secara rutin koordinasi soal ketersediaan APD ini dikomunikasikan terus.

 “Kita juga akan melakukan pengadaan sendiri, dan mengupayakan adanya donatur individu, ormas, atau organisasi keagamaan. Jika mekanisme ini terus berjalan lancar yakin sampai wabah selesai tetap aman stoknya,” tandas Zainal. (ica/van)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : MP
Fotografer : MP

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU