Masjid Agung Jami Kota Malang Gelar Salat Idul Fitri, Sesuai Fatwa MUI, Syaratnya Ini!

  • 18-05-2020 / 21:24 WIB
  • Kategori:Malang
Masjid Agung Jami Kota Malang Gelar Salat Idul Fitri, Sesuai Fatwa MUI, Syaratnya Ini! Berbagi protokol kesehatan Covid-19 akan diterapkan pihak masjid kepada jamaah.

Malangpostonline.com – Masjid Agung Jami Kota Malang memutuskan untuk tetap menyelenggarakan salat Idul Fitri, Tahun 1441 Hijriah. Itu didasarkan pada Fatwa MUI nomor 28 tahun 2020 tentang panduan kaifiat takbir dan salat Idul Fitri saat wabah Covid-19. Sehingga sejumlah protokol kesehatan pun akan diterapkan kepada jamaah untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Ketua Umum Takmir Masjid Agung Jami Malang, KH Zainuddin A Muchit mengatakan, bahwa salat Idul Fitri akan digelar di Masjid Agung Jami Malang secara terbatas. Hanya akan digelar di dalam masjid dan tidak ada jamaah di luar masjid.

“Sesuai dengan fatwa MUI bahwa salat Idul Fitri diperbolehkan digelar, namun dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata KH Zainuddin A Muchit kepada Malangpostonline.com.

Dikatakannya, beberapa upaya dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona ini telah dilakukan oleh takmir Masjid Agung Jami Malang. Selain itu, imam masjid juga meminta jarak shaf antara makmum satu dengan makmum lainnya agar berjarak sekira 1 meter.

“Sebelum menuju ke masjid, jamaah diimbau untuk wudlu di rumah. Membawa sajadah dari rumah sambil mengenakan masker. Kami juga tidak memperbolehkan jamaah saling bersalaman usai salat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum memasuki masjid para jamaah sebelum memasuki masjid, dilakukan tes suhu badan dengan thermo gun.  Jamaah juga diwajibkan masuk melalui bilik sterilisasi, satu per satu.  Sebagai bentuk antisipasi penyebaran Covid-19 antar jemaah.

“Nantinya akan ada 4 bilik sterilisasi untuk meminimalisir penyebaran virus tersebut,”  terangnya. Kemudian pihak masjid juga mengimbau masyarakat yang kondisi tubuhnya kurang sehat untuk melakukan salat di rumah.

"Kalau diimbau tidak ke masjid masyarakat akan takut. Kami hanya mengimbau kepada masyarakat agar waspada, dan yang kurang fit seperti flu serta batuk disarankan tidak ke masjid dulu," tandasnya.

Lebih lanjut, masih kata dia, phsycial distancing atau pembatasan pertemuan orang per orang harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Tujuan utamanya memutus mata rantai, agar wabah virus corona berakhir.

Sementara itu, mengutip dari laman resmi MUI, www.mui.or.id, Senin (18/5), fatwa tersebut menyatakan bahwa salat Idul Fitri sangat disunnahkan dilaksanakan secara berjamaah di tanah lapang, masjid, mushala dan tempat lainnya. Salat Idul Fitri juga boleh dilakukan di rumah.

Selama pandemi Covid-19 ini, MUI membolehkan salat Idul Fitri dilakukan di masjid dan tanah lapang selama daerah tersebut memenuhi kriteria kondisi kesehatan. Pertama, kasus corona Covid-19 di kawasan tersebut sudah terkendali pada 1 Syawal 1441 H.

"Yang salah satunya ditandai dengan angka penularan menunjukkan kecenderungan menurun, dan kebijakan pelonggaran aktivitas sosial yang memungkinkan terjadinya kerumunan berdasarkan ahli yang kredibel dan amanah," bunyi fatwa tersebut.

Kedua, berada di kawasan terkendali atau kawasan yang bebas kasus Covid-19 dan diyakini tidak terdapat penularan. "Seperti di kawasan pedesaan atau perumahan terbatas yang homogen, tidak ada yang terkena Covid-19, dan tidak ada keluar masuk orang," lanjut fatwa MUI.

Untuk itu, daerah yang tidak memenuhi kriteria di atas, maka pelaksanaan salat Idul Fitri harus dilakukan di rumah baik secara berjemaah atau sendiri. MUI mengingatan, pelaksanaan salat Idul Fitri secara berjamaah baik di masjid, lapangan, atau rumah tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19. Selanjutnya juga mencegah terjadinya potensi penularan, antara lain dengan memperpendek bacaan salat dan pelaksanaan khutbah. (mp4/bua)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : Agiem
Fotografer : Agiem

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU