Menteri Pendidikan 4.0

  • 28-11-2019 / 05:36 WIB
  • Kategori:Opini
Menteri Pendidikan 4.0

Oleh: Galuh Ayu Trivilya T.D

 

Pada tanggal 23 Oktober 2019, Jokowi mengumumkan sederet menterinya dalam kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Salah satu menteri yang menjadi gebrakan pada tahun ini adalah sosok founder Go-Jek, Nadiem Makarim.

Nadiem adalah sosok pengusaha indonesia yang menggeluti bidang usaha kreatif dengan kolaborasi  teknologi. Nadiem dilantik sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan menggantikan Muhadjir Effendy dan Mohammad Nasir.

Langkah Jokowi ini dinilai membuat para masyarakat terkejut. Gebrakan ini dilakukan oleh Jokowi karena ia meyakini seorang Nadiem bisa menggunakan keahliannya dalam teknologi untuk menerapkan standar pendidikan di Indonesia.

Pengembangan SDM di Indonesia masih terpaku pada ilmu yang teoritik dan kurang memperhatikan ilmu yang bersifat terapan yang bisa langsung digunakan untuk pasar atau perusahaan,sehingga menyebabkan lulusan perguruan tinggi tidak siap kerja dan tidak siap berwirausaha.

Nadiem yang berlatarbelakang IT dan industri kreatif ini diminta agar dapat memperbaiki era disrupsi yang sulit ditebak dan penuh krisis. Indonesia sekarang ini memerlukan orang yang memeiliki pengalaman dalam pengelolaan sebuah data sehingga dapat memprediksi peluang di masa depan.

Nadiem sebagai menteri yang terpilih dari kalangan pengusaha dan industri kreatif, Ia dapat membuat suatu peluang dan berani dalam melaksanakan ide yang out of the box yang meloncat besar hingga sukses sekarang ini.

Dalam hal ini nadiem di harapkan menggunakan kemampuannya dalam memperbaiki sistem pendidikan yang ada di Indonesia yang mungkin sejauh ini masih berada jauh dari sempurna dan masih banyak kesalahan yang susah ditangani dan kurang efektif untuk di jalankan.

 Hal tersebut dapat dimanfaatkan merubah paradigma pendidikan dan atau lulusan perguruan tinggi menjadi lulusan yang siap kerja. Upaya pengembangan SDM di kalangan anakmuda untuk menjadi sumber daya yang kreatif sangat dibutuhkan pada era milenial ini untuk memajukan bangsa dalam bersaing dengan negara lain.

Pengalaman dan latarbelakang Nadiem sebagai anak muda yang sukses dalam dunia industri kreatif sangat diperlukan untuk ikon perubahan paradigma di bidang pendidikan bagi generasi muda bangsa adalah sangat tepat karena selain pemikirannya dapat ditularkan kepada generasi muda, sosoknya juga dapat diteladani oleh para generasi muda untuk membangkitkan semangat perubahan di bidang pendidikan dan pengembangan SDM dan anak bangsa.

Sosok nadiem ini sangat diharapkan oleh seluruh masyarakat atas bakat besarnya yang di anggap dapat menjadikan pendidikan indonesia menjadi pendidikan yang sesuai dengan zaman milenial ini,pendidikan yang mengembangkan seluruh perangkat pendidikan seperti mengembangkan kualitas murid dan para tenaga kerja khususnya guru.

Nadiem harus bisa menyeimbangkan antara potensi siswa dan juga cara pengembangan potensi tersebut lewat kualitas guru yang dapat mengasah potensi siswa. Sebuah pendidikan milenial yang menggabukan antara teknologi dengan pendidikan itu sendiri yang dapat membuat efektivitas pendidikan merata keseluruh indonesia. Dengan kemampuan Nadiem dalam melihat peluang dan batu loncatan besar,diharapkan hal tersebut dapat dilakukan seorang Nadiem ini.

Sehingga Nadiem dapat disebut sebagai pahlawan peubahan pendidikan dan inspirator bagi generasi milenal untuk mengembangkan diri demi kemajuan bangsa dan negara di masa mendatang dalam rangkan merebut persaingan global diera 4.0.

Di Indonesia tokoh perubahan di bidang IPTEK seperti B.J. Habibie, sangat dibutuhkan oleh bangsa indonesia. Sehingga perlu adanya penerus tokoh yang berasal dari generasi ini yang bisa menjadi inspirator bagi anak bangsa untuk berkembang dan bersaing di era milenial ini.

Habibie yang merupakan pendobrak dalam bidang teknologi transportasi berupa pesawat terbang, tak diragukan lagi kemampuan dari tokoh B.J.Habibie ini diluar dan didalam negeri.Sama halnya dengan Nadiem,dilihat dari latarbelakang pendidikan seorang menteri termuda ini, Nadiem memiliki latarbelakang sekolah yang tidak biasa.

Ia merupakan lulusan Brown University dan Harvard Univesity serta mengambil gelar MBA ( Master Business Administration), Setelah kelulusannya Nadiem menjadi bagian dari perusahaan Zalora dan akhirnya resign dan menjadi founder Go-jek yang merupakan ide cemerlang dari seorang Nadiem dalam memanfaatkan peluang dan canggihnya teknologi yang berkembang, dan akhirnya menjadi sebuah dobrakan yang tidak lazim serta membantu memudahkan sebuah pekerjaan dimana-mana dan dibutuhkan banyak orang.

Diharapkan dengan hal ini Nadiem bisa menjadi penerus ketokohan B.J. Habibie dibidang IPTEK dan industri kreatif bagi negara serta menjadi tokoh perubahan di bidang pendidikan yang akan menjadi area yang digelutinya 5 tahun kedepan.

Dalam menjalankan tugas-tugas sebagai menteri pendidikan, Nadiem diharapkan dapat memperbaiki sistem pendidikan yang ada di Indonesia agar dapat memenuhi kebutuhan untuk mengembangkan SDM sesuai yang diharapkan.

Selain itu, perlu juga dukungan sarana dan prasarana yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan, agar proses kegiatan belajar mengajar dapat terealisasikan dengan baik dan efektif tanpa kekurangan satu komponen apapun. Dalam upaya pengembangan pendidikan, selain adanya mekanisme dan sarana-prasarana juga harus di dukung dengan anggaran sebagai pendukung dalam menjalankan tujuan agar dapat mencapi out come yang diharapkan.

Nadiem Makarim menteri pendidikan masa kini yang diharapkan banyak kalangan masyarakat untuk kemajuan dalam bidang pendidikan dan kebudayaan, yang menyongkong banyak harapan tentang masa depan cerah para anak generasi milenial, pembekalan yang cukup untuk masuk ke dalam dunia kerja. Sebagai Menteri pendidikan dan kebudayaan yang berlatar belakang ilmu teknologi dan industri kreatif, menteri termuda ini diharapkan dapat mengembangkan mutu kualitas pendidikan.

Dengan mensinergikan antara pendidikan dengan teknologi sebagai bentuk kemajuan dalam dunia pendidikan. Setiap masyarkat berharap , menteri yang dipercaya akan memihak pada masyarakat dan menjujung tinggi kesejahteraan masyarakat.Nadiem harus bisa mewujudkan cita-cita bangsa sama seperti ia menjalankan cita-citanya pada usahanya dalam membentuk perusahaanya. Dengan adanya dobrakan baru, maka indonesia sedikit demi sedikit akan mencapai pembaharuan dan kejayaannya. Kami semua sebagai masyarakat berharap indonesia menjadi negara yang maju dan dapat bersaing dengan negara lainnya. (*/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : ist
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU