Sempat Kabur ke Luar Kota, DPO Curanmor Pakis Ditangkap

  • 07-08-2019 / 16:06 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Sempat Kabur ke Luar Kota, DPO Curanmor Pakis Ditangkap Tersangka Muh Hendra alias Sex, dengan barang bukti diamankan di Mapolsek Pakis.

MALANG - Pelarian Muh Hendra alias Sex, 19, dari kejaran polisi berakhir. Warga Dusun Blandit Barat Desa Wonorejo Kecamatan Singosari, akhirnya ditangkap Unit Reskrim Polsek Pakis, Rabu (7/8) pagi. Pelaku dibekuk petugas di rumahnya ketika pulang setelah beberapa hari kabur ke luar kota. Dia ditangkap karena kasus curanmor yang terjadi di depan Toko Lina, Dusun Krajan Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis, Jumat (2/8) malam lalu.

Penangkapan pelaku ini hasil pengembangan dari tersangka Mohammad Rifandi alias Franki, 24, warga Dusun Blandit Timur Desa Wonorejo Kecamatan Singosari, yang lebih dulu ditangkap. Franki bahkan sempat dihakimi massa setelah tepergok mencuri sepeda motor. "Tersangka kami tangkap tanpa melakukan perlawanan. Penangkapannya setelah ada informasi kepulangannya," jelas Kapolsek Pakis, Iptu Sutiyo, SH, MHum.

Seperti diberitakan sebelumnya, amuk massa terjadi Jumat (2/8) sekitar pukul 21.30, di Dusun Krajan Desa Sumberpasir Kecamatan Pakis. Warga meluapkan emosi kepada salah satu pelaku curanmor yang tertangkap, mencuri sepeda motor Honda Beat N-3677-HJ milik Supaat, 56, warga setempat.

Sebelum amuk massa terjadi, tersangka Sex dan Franki berkeliling mencari sasaran. Ketika melintas di Toko Lina, pandangannya tertuju pada motor korban. Setelah mengamati situasi sekitar lokasi sepi dan lengang, Franki yang bertugas sebagai eksekutor lantas beraksi.

Franki mendekati motor korban. Kemudian dengan alat kunci T merusak rumah kontak motor. Sedangkan tersangka Sex, saat itu menunggu di atas motor. Upaya merusak rumah kontak sudah berhasil. Namun pada saat hendak membawa kabur motor, aksi Franki diketahui warga dan korban yang langsung meneriaki maling. Sadar aksinya ketahuan, Franki langsung kabur ke arah perkampungan. Sedangkan Sex kabur dengan mengendarai motor yang menjadi sarana pencurian.

Warga yang mengetahui Frabki kabur ke perkampungan, langsung mengejar dan mengepung. Sebagian warga lainnya, melaporkan ke petugas Polsek Pakis. Hasilnya beberapa menit dicari, tersangka Franki berhasil ditangkap saat bersembunyi di belakang rumah warga.

Selanjutnya tanpa ada komando, warga langsung menghakiminya hingga babak belur, sebelum akhirnya diserahkan ke petugas Polsek Pakis yang datang ke lokasi. Sementara Sex, sempat diketahui kabur ke luar kota.

"Kasusnya sekarang masih kami kembangkan, apakah ada TKP pencurian lainnya," tegas Sutiyo, yang baru tiga hari menjabat Kapolsek Pakis.(agp/lim)

Editor : lim
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU