Warga Bululawang Nyabu Dibekuk di Wajak

  • 16-08-2019 / 19:33 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Warga Bululawang Nyabu Dibekuk di Wajak TERSANGKA : Agus, kedapatan membawa sabu yang disembunyikan di plastik bungkus kopi.

MALANGPOSTONLINE.COM - Satresnarkoba Polres Malang, kembali mengungkap kasus narkotika. Kali ini, pelakunya adalah Agus Nuriadi, 41, warga Jalan Raya Panglima Sudirman, Pringu, Bululawang. Dia kedapatan membawa narkoba jenis sabu di kantong pakaiannya. Akibatnya, dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap Agus, diawali dari informasi yang diterima oleh masyarakat tentang adanya peredaran sabu di kawasan Ngembal, Kecamatan Wajak. Iptu Suryadi, KBO Narkoba Polres Malang, menyebut bahwa informasi dari masyarakat ini ditindaklanjuti.

Pada Kamis, 15 Agustus 2019, polisi narkotika berpakaian preman,menyelidiki kawasan Ngembal. “Dari informasi masyarakat, kami melakukan pendalaman. Penyelidikan lapangan dilakukan. Dari hasil pengintaian, kami mendapati ada sosok mencurigakan di pinggir jalan Desa Ngembal Wajak,” ujar Suryadi kepada Malangpostonline.com di Polres Malang, Jumat.

Akhirnya, setelah dipastikan Agus adalah orang yang diburu oleh Satresnarkoba, polisi narkotika melakukan penyergapan. Pukul 14.00 WIB, polisi mendatangi Agus yang berdiri di pinggir jalan. Rupanya, Agus kaget karena tiba-tiba didatangi orang. Dia pun langsung terhenyak, ketika mengetahui bahwa dua orang yang mendatanginya, adalah polisi narkotika.

Tanpa perlawanan, dia pasrah digeledah. Hasilnya, 1 poket sabu dalam plastik klip transparan, ditemukan oleh petugas. Sabu itu disembunyikan di dalam plastik kopi. Langsung saja, Agus digelandang ke Polres Malang untuk menjalani serangkaian pemeriksaan penyidik.

Selain sabu, polisi juga mengamankan handphone merek Samsung warna putih. Diduga kuat, handphone ini menjadi barang bukti alat transaksi sabu dengan pengedar. Polisi, melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa penyedia sabu bagi Agus yang juga tamatan SMA itu.

“Dia dikenai pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 5 tahun. Soal siapa pengedarnya, masih dilakukan pendalaman,” tutup Suryadi.(fin/Malangpostonline.com)

Editor : fin
Uploader : slatem
Penulis : fin
Fotografer : fin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU