Dilaporkan Penipuan Oleh Anggota DPRD Kabupaten, Istri Siri Balik Lapor Penyebaran Foto Bugil

  • 10-09-2019 / 22:13 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Dilaporkan Penipuan Oleh Anggota DPRD Kabupaten, Istri Siri Balik Lapor Penyebaran Foto Bugil SW, istri siri KUN anggota DPRD Kabupaten Malang, didampingi kuasa hukumnya menunjukkan bukti surat pengaduan yang dikirim ke Polres Malang dan Kantor DPC PKB Kabupaten Malang.

MALANG - Anggota DPRD Kabupaten Malang, berinisial KUN, diadukan ke Polres Malang, Selasa (10/9) siang. Politisi PKB asal Kecamatan Turen ini, diperkarakan oleh SW, warga Desa Bakalan, Bululawang, yang merupakan istri sirinya. Tuduhannya adalah dugaan penyebaran foto bugil SW, sekaligus perzinahan.

"Hari ini (Selasa, red) kami menyampaikan surat pengaduan ke Polres Malang, lengkap dengan bukti-buktinya. Kami melaporkan KUN, anggota dewan yang dugaan menyebarkan foto bugil klien kami dan perzinahan," ujar Dahri Abd Salam, kuasa hukum SW dari Abdussalam & Associates Law Firm.

Dalam surat pengaduan yang disampaikan, dijelaskan bahwa SW dan KUN sudah mengenal sejak Maret 2018 lalu. Bahkan, SW sering diajak oleh KUN setiap kali ada kunjungan kerja dewan.

Dari hubungan kedekatan itu, kemudian pada Maret 2018, KUN mengajak SW berhubungan badan di kamar Hotel JW Marriot Surabaya. Karena sudah sering kali berhubungan badan, akhirnya pada bulan Agustus 2018, KUN menikahi SW secara siri di Prigen, Pasuruan lewat bantuan seorang ustad.

Setelah resmi menikah siri, beberapa Minggu kemudian, SW meminta pertimbangan kepada KUN, untuk meminjam uang pada Bank BRI. Alasannya, sebagai modal usaha bisnis pasir.

"Tetapi saat itu oleh KUN, saya tidak boleh meminjam uang di Bank BRI. Saya malah dikasih uang Rp 100 juta, untuk modal dan sumber pemasukan sehari-hari. Saya sempat menolak tetapi ngotot supaya saya menerimanya," jelas SW.

"Setelah itu, bulan berikutnya saya diberi lagi Rp 90 juta dan Rp 5 juta tanpa sebelumnya meminta. Alasannya untuk tambahan modal usaha. Uang tersebut bukan pinjam, tetapi diberi untuk tambah modal usaha," sambungnya.

Permasalahan terjadi, setelah perselingkuhan KUN dengan SW terbongkar oleh EW istri sahnya. EW kemudian mendatangi SW meminta untuk menjauhi KUN. Bahkan EW juga mengirim foto telanjang SW di sebuah kamar hotel yang diambil dari HP milik KUN.

"Ketika difoto bugil itu, saya sama sekali tidak tahu. Begitu tahu, sudah meminta KUN untuk menghapusnya. Tetapi oleh KUN tidak dihapus," ucap SW, yang dibenarkan oleh kuasa hukumnya.

Merasa hubungannya dengan KUN terbongkar, SW mencoba menghindar dari KUN. Setiap kali diajak bertemu dan hubungan badan, SW menolak karena sudah berjanji pada EW untuk tidak menemui KUN lagi.

Mungkin karena kesal SW tidak bisa ditemui inilah, akhirnya KUN meminta semua yang diberikan kepada SW. Lantaran SW selama ini merasa tidak pernah meminjam, akhirnya oleh KUN dilaporkan penipuan serta penggelapan ke Polres Malang.

Karena merasa tidak pernah melakukan penipuan inilah, akhirnya SW menunjuk kuasa hukum untuk melaporkan balik KUN ke polisi. Bahkan, melalui kuasa hukumnya juga berkirim surat ke Kantor DPC PKB Kabupaten Malang.

"Tuntutan kami ke DPC PKB, meminta yang bersangkutan diberhentikan dari jabatan sebagai anggota dewan. Termasuk meminta polisi supaya tegas mencermati kasus ini," tegas Dahri Abd Salam.

Sementara, KUN masih belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali nomor ponselnya dihubungi tidak ada jawaban, meskipun terdengar nada sambung. Termasuk ketika dikirim pesan lewat WhatsApp juga tidak direspon.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU