Keroyok Anggota TNI, Dua Warga Wagir Masuk Bui

  • 05-11-2019 / 17:25 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Keroyok Anggota TNI, Dua Warga Wagir Masuk Bui Tersangka Margono serta Jaya Prastya, ketika diamankan Polsek Wagir karena kasus pengeroyokan.

Malangpostonline.com - Dua warga Kecamatan Wagir, harus berurusan dengan polisi. Senin (4/11) malam, keduanya ditangkap Polsek Wagir, karena kasus pengeroyokan. Korbannya seorang anggota TNI AD, yakni Mashuri, 39, warga Dusun Rekesan, Desa Gondowangi, Wagir.

Keduanya diamankan petugas, di rumahnya masing-masing. Mereka adalah Margono, 46, warga Dusun Rekesan, Desa Gondowangi, serta Jaya Prastya, 25, warga Dusun Ngragi, Desa Pandanrejo, Wagir. 

"Selain mereka berdua, masih ada pelaku lain yang kabur. Karena menurut keterangan korban, ada tiga orang yang memukulinya. Saat ini, kami masih memburu pelaku yang kabur tersebut," ungkap Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih.

Informasi yang diperoleh, aksi pengeroyokan terjadi pada Sabtu (2/11) sekitar pukul 22.00. Kejadiannya di simpang empat jalan kampung dekat rumah korban. Saat dipukuli, korban hanya melindungi tubuhnya dan tidak melawan.

Ceritanya, malam itu para pelaku sedang mabuk minuman keras (miras), di simpang empat jalan kampung. Korban sendiri saat itu, sedang berada di dalam rumahnya. Ketika sedang di rumah, korban merasa terganggu setelah mendengar suara orang tak dikenal berteriak-teriak di luar rumah. 

Ketika dilihat, kondisi orang tak dikenal itu bersimbah darah di bagian kepala. Lantaran merasa terganggu, korban keluar untuk menegur. Kemudian meminta orang tak dikenal itu untuk pergi.

Namun bukannya pergi, orang tersebut malah semakin menjadi. Tidak lama kemudian, datang para pelaku menghampiri korban. Selanjutnya, tanpa banyak bicara lantas mengeroyok korban.

Mendapat serangan, korban hanya berusaha menghindar dan menangkis. Pengeroyokan baru berhenti, setelah warga sekitar datang menolong. Para pelaku langsung kabur, sementara korban yang tidak terima melaporkan ke polisi. 

Berdasarkan laporan itulah, akhirnya polisi memburu para tersangka. Alhasil mereka ditangkap di rumahnya masing-masing. Sementara satu pelaku lagi masih menjadi buronan.

"Identitas pelaku yang kabur sudah kami kantongi. Sekarang tinggal menyelidiki keberadaannya," terang mantan Kapolsek Sumberpucung ini.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU