Belajar Otodidak, Sebulan Omset Rp 15 Juta

  • 06-11-2019 / 14:05 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Belajar Otodidak, Sebulan Omset Rp 15 Juta Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, ketika menginterogasi tersangka.

Malangpostonline.com - Soleh Aziz, mengaku kalau dirinya meracik obat-obatan dan jamu ilegal tersebut, tanpa ada yang mengajari. Warga Perum Tirtasani Estate, Kecamatan Singosari ini, mengatakan bahwa dia meracik dan memproduksi obat tersebut secara otodidak. Semuanya dilakukan hanya karena untuk mengejar keuntungan.

"Tidak ada yang mengajari, saya meracik obat tersebut secara otodidak saja," ucap tersangka Soleh Aziz.

Pria berusia 52 tahun ini, mengatakan dia mengenal jenis obat-obatan sekitar setahun lalu. Sebelumnya, tersangka mengaku pernah bekerja di Apotek sebagai penjaga. Dari situlah, akhirnya tersangka mengenal jenis obat dan manfaatnya.

"Obat-obatan saya beli di Apotek, kemudian saya racik dalam kemasan plastik. Jenis obatnya seperti untuk sakit asam urat dan lainnya," ujarnya.

Begitu juga dengan jamu racikannya. Tersangka Soleh mengaku jamu dalam kemasan botol tersebut, juga diracik sendiri. Campurannya adalah air, karamel, aroma salah, mind serta beberapa campuran lainnya.

Selama kurun waktu setahun memproduksi obat tanpa izin edar atau ilegal ini, tersangka Soleh mengaku mengantongi keuntungan hingga puluhan juta. Dalam setiap bulan, tersangka mendapatkan omset sebesar Rp 11 juta sampai Rp 15 juta.

Seperti diketahui, Soleh Aziz, adalah produsen yang memproduksi obat-obatan dan jamu tanpa izin edar atau ilegal. Warga Perum Tirtasani Estate, Kecamatan Singosari ini, ditangkap Satreskrim Polres Malang, bersama dengan dua tersangka lainnya.

Yakni, Suyadi alias Bobi, 49, warga Dusun Prangas, Desa Klepu, Sumbermanjing Wetan, yang berperan sebagai distributor. Dan, Siswandi, 69, warga Jalan Janti Barat III, Kelurahan Bandung Rejosari, Kecamatan Sukun, yang berperan sebagai pengecer. (agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU