Rekonstruksi Pembunuhan Anak, Warga : Bajingan, Ojo Ngguya-Ngguyu!

  • 07-11-2019 / 16:59 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Rekonstruksi Pembunuhan Anak, Warga : Bajingan, Ojo Ngguya-Ngguyu! MARAH : Masyarakat Tlogowaru Indah dan sekitarnya saat menyaksikan rekonstruksi pembunuhan Agnes Arnelita oleh ayah tirinya Ery Age Anwar.

Malangpostonline.com - Masyarakat Tlogowaru Indah dan sekitarnya tak bisa menahan amarah ketika melihat kedatangan Ery Age Anwar, 36, pelaku pembunuhan Agnes Arnelita, tiga tahun, di rumah nomor D14, Tlogowaru Indah, Kedungkandang, Kamis siang. Sumpah serapah, teriakan dan kutukan pun meluncur dari bibir massa di belakang garis polisi.

Kemarahan ini diarahkan kepada tersangka yang dikawal ketat kepolisian. “Bajingan ojo ngguya ngguyu, iku sing gundul. Wanine karo arek cilik. Ayo rene lek wani. (Bajingan jangan ketawa-ketawa, itu yang gundul. Beraninya sama anak kecil, ayo ke sini kalau berani),” teriak ibu-ibu perumahan.

Baca Juga:

Mobil patroli yang memboyong bapak tiri dari korban itu, datang sekitar pukul 14.00 WIB. Masyarakat berkerumun di kawasan ini sejak pukul 13.00 WIB. Selama kurang lebih setengah jam, rekonstruksi berjalan di bawah komando Kapolres Makota AKBP Dony Alexander.

Sebagian warga marah, ada pula yang penasaran. Komariyah, warga Kedungkandang, mengaku sampai bolos kerja demi melihat sendiri sosok bapak tiri yang selama ini dia pikir hanya ada di televisi dan sinetron. “Saya sampai bolos kerja, ingin lihat wajahnya. Kalau boleh lempar, sudah saya lempar kepalanya,” ujar Komariyah penuh emosi.

Setelah menjalani rekonstruksi, para petugas mengawal tersangka menuju RS Refa Husada untuk melengkapkan rekonstruksi. Sepanjang rekonstruksi, wajah tersangka datar, tidak menunjukkan ada kesedihan. Mungkin karena datarnya wajah tersangka, masyarakat menjadi emosi. (fin/Malangpostonline.com)

Editor : fin
Uploader : irawan
Penulis : fin
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU