UPDATE NOW
UPDATE NOW

Tungku Api, Nyaris Ludeskan Bangunan Rumah

  • 16-11-2019 / 18:33 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Tungku Api, Nyaris Ludeskan Bangunan Rumah Petugas Polsek Turen ketika melakukan olah TKP pasca kebakaran yang terjadi di rumah Tukijo.

Malangpostonline.com - Warga sekitar Dusun Padi, Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Sabtu (16/11) siang heboh. Masyarakat panik setelah mengetahui kebakaran. Api membakar bangunan rumah milik Tukijo, 70, warga sekitar.

Beruntung api saat itu cepat diketahui. Sehingga tidak sampai merambat ke bangunan lain dan rumah warga. Meskipun tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian ditafsir sekitar Rp 50 juta.

"Api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar satu jam lebih. Warga memadamkannya dengan menggunakan air seadanya," ujar Kanitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mashudi.

Peristiwa kebakaran tersebut, terjadi pukul 11.00. Sebelum kejadian, sekitar pukul 10.45, Sulikah, 65, istri Tukijo sedang memasak air dengan menggunakan tungku. Namun sampai 15 menit, air yang dimasak tidak kunjung mendidih.

Akhirnya Sulikah, menambah kayu dengan harapan air bisa cepat matang. Namun kenyataan yang terjadi, api malah justru membesar. Api keluar dari cerobong asap yang kemudian membakar bagian atap rumah korban.

Melihat ada api yang besar, Sulikah lantas berlari sembari meminta tolong pada suaminya. Karena khawatir, Tukijo lalu berteriak minta tolong hingga para tetangga berdatangan.

Warga pun langsung panik, ketika melihat ada kebakaran. Mereka khawatir api merambat ke rumah tetangga. Sehingga warga langsung berusaha memadamkan dengan air seadanya.

Sekitar satu jam akhirnya api bisa padam. Api tidak sampai merambat ke bangunan rumah warga lainnya. Begitu padam, warga lantas melaporkan ke perangkat desa dan Polsek Turen.

"Hasil olah TKP, penyebab kebakaran dari tungku kayu. Tadi juga sempat ada PMK dari PT Pindad yang datang ke lokasi, tetapi api sudah padam," jelas mantan Kasubag Humas Polres Malang ini.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU