Polisi Buru Pelaku Utama Curanmor Jaringan Malang Selatan

  • 16-11-2019 / 18:36 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Polisi Buru Pelaku Utama Curanmor Jaringan Malang Selatan Tersangka Myco Rohanda Nestafa Fragilis, serta barang bukti motor hasil kejahatan yang dibelinya.

Malangpostonline.com - Pelaku utama pencuri motor yang beraksi di Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Bantur, hingga Sabtu (16/11) masih buron. Polisi sedang memburu dan menyelidiki keberadaannya. Sejauh ini, polisi baru menangkap penadahnya, yakni Myco Rohanda Nestafa Fragilis, 27, warga Desa Jogomulyan, Tirtoyudo.

"Untuk pelaku utamanya masih kami buru. Identitasnya sudah kami kantongi, tinggal menyelidiki keberadaannya," ujar Kanitreskrim Polsek Bantur, Aipda Zuhdi Yahya.

Menurutnya, pelaku utama curanmor yang diburu, dimungkinkan memiliki jaringan. Pelakunya, diduga lebih dari seorang. Mereka diindikasi merupakan jaringan curanmor yang beraksi di wilayah Malang Selatan. 

"Kami yakin TKP pencuriannya tidak hanya satu. Kemungkinan akan berkembang banyak TKP ketika pelaku utamanya sudah berhasil kami amankan," tutur mantan Kanitreskrim Polsek Bululawang ini.

Sekadar diketahui, Unit Reskrim Polsek Bantur menangkap seorang penadah barang hasil kejahatan. Tersangkanya Myco Rohanda Nestafa Fragilis, 27, warga Desa Jogomulyan, Tirtoyudo. Dia dibekuk karena membeli motor curian.

Tersangka diamankan di tempat asalnya, di Jalan Gunung Kelop, Kelurahan/Kecamatan Dampit. Sebagai barang buktinya, kami mengamankan sepeda motor Honda Beat N-5572-EES.

Motor warna putih merah keluaran tahun 2016 tersebut, adalah milik Zainul Ulum, 22, warga Dusun Krajan, Desa Wonokerto, Bantur. Motor tersebut hilang pada 9 Oktober 2019 lalu sekitar pukul 18.00.

Sepeda motor tersebut, dicuri ketika sedang diparkir di teras depan rumah. Modus operandinya, pelaku yang diduga lebih dari seorang keliling mencari sasaran. Ketika melihat motor korban, langsung diembat dengan menggunakan kunci T.

Sementara, Myco, ditangkap setelah polisi mendapat petunjuk bahwa motor curian dibeli olehnya. Setelah dicari-cari, akhirnya ditemukan bahwa tersangka berada di tempat asalnya di Jalan Gunung Kelop, Kelurahan/Kecamatan Dampit. (agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : irawan
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU