Pinjam Motor, Dua Minggu Tak Kembali

  • 20-11-2019 / 15:57 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Pinjam Motor, Dua Minggu Tak Kembali BUKTI LAPORAN: Korban menunjukkan bukti laporan kepolisian, Rabu (20/11).

Malangpostonline.com - Nasib apes menimpa Deny Prayogo warga Mergosono Gang 7, Kota Malang. Pria berusia 35 tahun itu harus merelakan motor beat berwarna merah miliknya raib. Sebab, sudah dua minggu, motor dengan nomor polisi N 2382 BAB itu dipinjam temannya dan tak kunjung dikembalikan. 

Ketika ditemui Malang Post di rumahnya, Deny mengaku bertemu dengan temannya yang berinisial A. "Dia teman saja sejak di bangku Sekolah Dasar (SD). Namanya ketemu teman lama, ya senang. Tidak memikirkan apa-apa," terang dia. 

Baru dua kali pertemuan dan sering berbincang, A berniat meminjam motor milik Deny. Saat itu, Minggu (10/11), A mengaku ingin menjual akik dan gelang ke rumah salah satu temannya. "Dia mendatangi saya ke tempat kerja, di kawasan Irama. Dia bilang ingin meminjam motor untuk ambil barang ke rumahnya, di Mergosono gang 3. Kemudian, barangnya mau dijual," jelas Deny. 

Deny mengaku, motornya itu dipinjam namun tak kunjung kembali. Ia menunggu hingga selesai kerja, sekitar pukul 22.00 malam. "Saya sempat mencari, kemana motor saya. Dia saya hubungi, nomernya juga nggak aktif. Akhirnya saya pulang naik angkot," lanjut dia. 

Keesokan harinya, Deny mencoba mendatangi runah orangtua rekannya itu. Namun, A sudah tidak berada di tempat. "Kata orangtuanya, dia sudah lama tidak pulang, karena dikejar-kejar banyak orang," ujar penjual nasi goreng itu.

Selain kehilangan motor, Deny juga kehilangan barang berharga lainnya, yang saat itu diletakkan di dalam jok motor. "Ada dompet, uang tunai dan baju. Semua ikut hilang," imbuh dia. 

Atas peristiwa tersebut, ia langsung mendatangi Polsek Blimbing untuk melakukan laporan. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. 

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni memberikan imbauan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. "Meskioun teman lama, jangan mudah percaya begitu saja. Jika ingin meminjamkan barang berharga, kenali dulu lebih dalam dan ada jaminan yang ditinggalkan peminjam," jelas dia. 

Serta, ia juga meminta masyarakat untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam jok motor. "Jangan tinggalkan barang berhatga dan surat penting di dalam jok. Meski terlihat praktis, akan membahayan. Apalagi, ada STNK di dalamnya. Jika motornya dicuri, akan memudahkan pelaku curanmor untuk menggadaikan atau menjual barang," tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU