Pamit ke Ladang, Wanita Ini Ditemukan Tewas Terpanggang

  • 21-11-2019 / 00:00 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Pamit ke Ladang, Wanita Ini Ditemukan Tewas Terpanggang Kondisi jenazah korban ketika sudah dibawa pulang ke rumah duka.

Malangpostonline.com - Masyarakat Dusun Panggungwaru, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Rabu (20/11) malam geger. Warga heboh dengan kematian Yamini, warga setempat. Wanita berusia 48 tahun ini, ditemukan tewas terbakar.

Korban ditemukan dalam kondisi terpanggang di lahan miliknya. Usai dievakuasi, jenazah lantas dibawa pulang ke rumah duka.

"Kasusnya ditangani Polsek Donomulyo. Jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka. Keluarga kemungkinan tidak berkehendak dilakukan otopsi," ujar Kristianto, anggota PMI Kabupaten Malang, ketika dikonfirmasi.

Informasi yang diperoleh, sebelum ditemukan tewas terpanggang, pagi harinya sekitar pukul 07.00, korban diketahui pergi ke ladang. Jarak lahan dengan rumahnya sekitar 500 meter. Korban berangkat dengan jalan kaki.

Kepergian korban ke ladang, untuk membersihkan daun kering dan bekas ranting pohon. Sampah kering tersebut, dibersihkan dengan cara dibakar. Mungkin karena banyaknya tumpukkan sampah, saat dibakar api langsung membesar.

Melihat api membesar, korban malah ketakutan. Dia panik api menjalar ke kebun sengon milik orang lain. Dan saat berusaha memadamkan api, ternyata korban malah terpeleset dan jatuh di atas bara api. Lantaran tidak ada yang mengetahui, korban pun akhirnya tewas terpanggang.

Ditemukannya tubuh korban ini, bermula dari kekhawatiran pihak keluarga. Karena sampai petang pukul 17.15 korban tidak kunjung pulang. Keluarga yang cemas lantas memberitahu masyarakat, kemudian dilakukan pencarian bersama-sama pada Rabu Malam.

Ketika dicari di ladang inilah, akhirnya ditemukan tubuh korban sudah dalam keadaan tak bernyawa. Kondisinya gosong terpanggang. Karena menganggap kematiannya tidak wajar, akhirnya warga melaporkan ke Polsek Donomulyo. Jenazah korban lantas dievakuasi dengan dibawa pulang ke rumah duka.

"Sepertinya korban tidak dibawa ke rumah sakit untuk visum atau otopsi. Jenazah lantas dibawa pulang ke rumah duka," ucap Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo.(agp/bua/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU