Curanmor Kembali Beraksi di Kawasan Kos-Kosan

  • 21-11-2019 / 18:21 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Curanmor Kembali Beraksi di Kawasan Kos-Kosan foto motor milik korban dan terduga pelaku terekam kamera pengintai.

Malangpostonline.com - Aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi. Pelaku pencurian kerap beraksi di kawasan kos-kosan atau rumah kontrakan yang ditinggali oleh para mahasiswa pendatang. Rabu (20/11) kemarin, pelaku curanmor kembali menggondol sepeda motor scoopy milik seorang mahasiswi asal Banyuwangi, Latiefatun Nisa.

Kepada Malang Post, perempuan berusia 18 tahun itu menceritakan, sekitar pukul 17.30, ia pulang kuliah dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian, motor dengan nomor polisi P 5242 XA itu di depan rumah kos yang terletak di Jalan Simpang Cokelat, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. “Saat itu, motor saya parkir di luar pagar. Sebab, mau saya pakai lagi untuk keluar. Ketika diparkir, sudah dikunci setir,” terang dia, Kamis (21/11).

Setelah terparkir rapi dan memastikan kondisi aman, perempuan yang akrab disapa Efa itu langsung masuk ke daam rumah kos. Kemudian, sekitar setengah jam, ia keluar dan mendapati motornya sudah tidak ada di tempat. “Ketika keluar, saya kaget. Sebab, motor saya yang terparkir tiba-tiba hilang. Saya berusaha mencari-cari namun tidak ketemu,” lanjut dia.

Saat itu, di sekitar tempat kosnya, terdapat kamera pengintai. Berdasarkan rekaman kamera pengintai yang berdurasi selama 36 detik, ada dua orang datang, yang diduga pelaku sedang mengendarai sepeda motor. “Jumlah pelakunya ada dua orang,” lanjut dia.

Mendapati hal tersebut, Efa langsung mendatangi kantor Polres Malang Kota untuk melakukan laporan. “Sudah saya laporkan malam itu juga,” beber dia.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni memberikan imbauan, jika ingin memarkir kendaraan, jangan di tempat yang sepi. “Pastikan ada petugas parkir atau petugas keamanan yang bisa menjaga kendaraan kita,” lanjut dia.

Ia menambahkan, meski hendak digunakan lagi, jangan teledor memarkirkan kendaraan, meski sudah di kunci setir. “Kita harus selalu waspada. Parkir di tempat yang aman dan di dalam pagar. Kalau perlu, di dalam garasi sekalian,” tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU