Ancam Sebar Video Mesum, Mahasiswa Asal Wonogiri Ditangkap Polisi

  • 22-11-2019 / 18:42 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Ancam Sebar Video Mesum, Mahasiswa Asal Wonogiri Ditangkap Polisi TERTUNDUK: Tersangka Ammar Rakha Rizqi ketika dirilis di Polres Malang Kota, Jumat (22/11).

Malangpostonline.com - Ammar Rakha Rizqi, 22 warga asal Wonogiri, Jawa Tengah harus berurusan dengan polisi. Sebab, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta ini menyimpan 14 video mesumnya bersama dengan sang pacar. Ia berhasil ditangkap polisi di rumah kosnya yang terletak di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Peristiwa itu berhasil diungkap polisi berdasarkan dari laporan korban, yang juga pacar tersangka, sebut saja namanya Jamila, 23 warga Wonogiri. Ketika itu, Jamila karena merasa dilecehkan.

"Tersangka ini menjalin hubungan dengan seorang gadis. Keduanya sudah melakukan hubungan suami istri. Kemudian, tersangka merekam adegan iru dalam sebuah video," terang Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander, Jumat (22/11).

Setelah itu, tersangka memindahkan file tersebut di flashdisk dan beberapa ponsel lainnya. Ketika korban mengajak tersangka untuk putus, tersangka ini langsung mangancam akan menyebarkan video tersbut. Jika tersangka meminta hubungan badan dan tidak dituruti oleh korban, tersangka juga mengancam akan menyebarkan video itu.

"Selain itu, muncul informasi data perpesanan, baik melalui WhatsApp maupun SMS kalau ada pengancaman. Padahal korban tak ingin divideokan. Maka dari itu, korban langsung lapor polisi," papar dia.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kasus tersebut. "Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka melakukan hubungan badan di tempat kosnya. Namun, sampai saat ini, kami masih penyelidikan lebih lanjut terkait TKP tersebut," ujar dia.

Video porno berdurasi sekitar 2-5 menit itu, lanjut Dony, memang masih belum diserbaluaskan. Namun, tersangka berusaha melakukan back up data dengan memindahkan ke flashdisk dan alat lainnya. "Atas perbuatannya itu, tersangka kami kenakan pasal 29 Undang-Undang 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukiman maksimal 12 tahun penjara," tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU