Dilakukan Sejak 2017, Korban Sementara Baru 18 Orang

  • 07-12-2019 / 15:00 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Dilakukan Sejak 2017, Korban Sementara Baru 18 Orang Tersangka Chusnul Huda, diapit dua anggota Provost Polres Malang.

Malangpostonline.com - Jumlah korban pelecehan seksual yang dilakukan Chusnul Huda, 38, mantan GTT SMPN 4 Kepanjen, sementara terdata baru 18 siswa. Namun kemungkinan masih ada korban lain, yang kini masih dikembangkan UPPA Satreskrim Polres Malang.

"Korban sementara yang terdata ada 18 orang. Semuanya sudah kami minta keterangan, dan memang memenuhi unsur," ujar Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.

Semua siswa tersebut, mengaku menjadi korban pelecehan seksual tersangka Chusnul Huda. Bahkan ada satu korban yang sampai tiga kali menjadi korban pelecehan seksual tersangka.

Modusnya pelecehan sama, yakni dengan tipu muslihat dan rangkaian kata-kata bohong. Tersangka memaksa korban, dengan mengatakan sedang melakukan disertasi S3 tentang kenakalan remaja.

Tersangka mengaku membutuhkan sample sperma, ukuran panjang penis, bulu kemaluan, bulu ketiak dan bulu kaki. Karena sebelumnya sudah diancam, apalagi juga disumpah Alquran, korban dengan terpaksa menuruti kemauan korban.

"Dari 18 korban tersebut, mereka menjadi korban pelecehan seksual sejak Agustus 2017 sampai Oktober 2019. Namun kami masih kembangkan kasusnya apakah ada korban lagi," tuturnya.

Sementara itu, informasi yang diperoleh, 18 korban yang menjadi korban pelecehan seksual ini, rata-rata adalah anak pilihan tersangka. Mereka rata-rata memiliki paras wajah ganteng serta berprestasi.

"Tersangka ini menyukai anak laki-laki yang terlihat ganteng dan memiliki prestasi. Sebetulnya dari pengakuan 18 korban tersebut, ada banyak temannya yang juga jadi korban, tetapi mereka tidak mau terbuka," jelasnya.(agp/Malangpostonline.com)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU