Tenggak Miras, Tewas Nyemplung Kali

  • 08-12-2019 / 14:13 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Tenggak Miras, Tewas Nyemplung Kali TENGKURAP: Korban terjun sungai akibat miras dalam keadaan tengkurap di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sekitar pukul 07.30 WIB Minggu (8/1) pagi.

Malangpostonline.com, BATU - Mayat laki-laki ditemukan warga di DAS Brantas yang berada di RT 3 RW 5 Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sekitar pukul 07.30 WIB Minggu (8/1) pagi.

Diketahui sosok mayat yang sempat menggegerkan warga Desa Punten tersebut adalah Agus Bimo (35) warga Dusun Jurang Kwali Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Salah satu saksi mata, Sholikin (54) bahwa penemuan mayat berawal dari seorang anak yang melihat jasad mengambang di aliran sungai Brantas. Tepat di bawah jambatan. 

"Saat penemuan mayat saya ada di rumah. Saya keluar setelah anak itu teriak minta tolong karena melihat ada mayat di sungai," ujar Sholikin kepada Malangpostonline.com.

Mengetahui ada tubuh mengambang dengan posisi tengkurap di sungai. Kemudian ia melaporkan temuan itu ke Pak RW dan tak lama kemudian Polisi datang untuk memberikan police line untuk dilakukan olah TKP. 

Diceritakan Sholikin, jika sebelum kejadian ia mendapat adanya pengendara motor yang terjatuh di jembatan sekitar pukul 6.30 WIB. Diketahui pengendara yang terjatuh dalam kondisi mabuk. Sehingga diduga korban atau mayat yang berada di sungai adalah rekan pengendara yang terjatuh ke sungai setinggi 10 meter. 

"Saat saya saya tolong, saya sempat akan antar pulang karena kondisinya mabuk berat. Tapi tidak mau. Mungkin saja korban yang ditemukan di sungai adalah rekannya yang juga terjatuh," bebernya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Hedro Triwahyono membenarkan jika penemuan mayat di DAS Brantas karena terjatuh dari sepeda bersama dengan rekannya dalam keadaan mabuk.

"Penemuan mayat di DAS Brantas Desa Punten karena jatuh dari sepeda dalam keadaan mabuk. Hal itu diketehui dari saksi-saksi dan otopsi yang telah dilakukan di RS Hastabrata Kota Batu," bebernya. 

Ia menambahkan, dari keterangan otopsi korban sebelumnya memang dalam kendali minuman keras. Sedangkan untuk luka-luka oada tubuh karena jatuh dari ktinggian. Bukan karena adanya bekas penganiyayaan.

"Dari peristiwa ini, dalam waktu dekat kami akan segera melakukan razia miras ilegal di Kota Batu. Megingat sebentar lagi juga mendekati tahun baru. Tujuannya untuk menghindari adanya korban meninggal karena menenggak miras," pungkasnya. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU