Spesialis Pecah Kaca Mobil KWB Dirungkus

  • 11-12-2019 / 11:19 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Spesialis Pecah Kaca Mobil KWB Dirungkus DIDOR: Tersangka Hariyanto (26) asal Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatra Seletan saat diamankan di Mapolres Batu dengan kaki kanan luka akibat ditembak, siang ini.

Malangpostonline.com, BATU - Pelaku kasus spesialis pecah kaca mobil di wilayah hukum Polres Batu berhasil di dibekuk oleh Satreskrim Polres Batu. Tersangka adalah Hariyanto (26) asal Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatra Seletan.

Tersangka melakukan aksinya sudah dua kali di wilayah hukum Polres Batu. Pertama pada bulan Agustus di Pujon dengan memecah kaca mobil pick up dan menggasak sebuah HP.

Kemudian di kedua pada bulan Oktober dengan memecah kaca mobil CRV di Sekolah Selamat Pagi Indonesia Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Di lokasi kedua itu tersangka menggasak HP, Tablet, dan Tas uang berisi uang 300 real.

Diungkap tersangka yang merupakan residivis dalam kasus yang sama bahwa dirinya melakukan aksi pecah kaca mobil bersama rekannya Hasan yang saat ini sudah pulang kampung di OKI Sumatra Seletan. Saat ini Hasan masuk dalam DPO.

Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama SIK M.Si menyampaikan dalam penangkapan tersangka spesialis pecah kaca mobil berhasil dibekuk di Bandara Juanda, Surabaya saat akan pulang kampung pada Jumat (6/12) pukul 02.00 WIB. Saat ditangkap, tersangka melakukan perlawanan, sehingga kaki kananya di lubangi dengan timah panas.

"Penangkapan tersangka berawal dari laporan korban. Tepatnya korban ke dua tersangka yang tengah berlibur ke Kota Batu untuk rehat sejenak makan siang di dekat sekolah SPI Kota Batu," ujar Harvi kepada Malangpostonline.com siang ini.

Akpol lulusan 2001 ini menerangkan bahwa tersangka tak kapok melakukan aksinya. Mengingat sebelumnya pernah masuk bui selama dua tahun di Jalarta dengan kasus yang sama. Bahkan tersangka juga dilumpihkan dengan timah panas sebelumnya.

Sementara untuk modus operandi, diungkap terdangka dengan menggunakan baut ukuran 10 cm. Yang kemudian baut tersebut di lempar dari jarak 1 meter dan mengakibatkan kaca retak.
 
"Setelah kaca retak. Pelaku mendorong kaca dan mengobok-obok serta mengambil barang yang ada di dalam mobil korban," bebernya.

Dalam melakukan aksinya dua pelaku tersebut memiliki tugas masing-masing. Untuk Hariyanto sebagai pengawas diatas motor. sedangkan Hasan sebagai eksekutor. 

Akibat dari pencurian yang dilakukan, kedua tersangka dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan maksimal hukuman penjara 7 tahun. (eri/Malangpostonline.com)

Editor : eri
Uploader : irawan
Penulis : eri
Fotografer : eri

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU