Dirilis, Dua Pengedar Pil Dobel L Mengaku Baru Dapat Barang dari Pandaan

  • 11-12-2019 / 15:13 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Dirilis, Dua Pengedar Pil Dobel L Mengaku Baru Dapat Barang dari Pandaan TERTUNDUK: Dua tersangka pengedar pil dobel L ketika dirilis, Rabu (11/12).

Malangpostonline.com - Dua pengedar pil dobel L yang ditangkap Polsek Sukun beberapa waktu lalu dirilis Polresta Malang Kota, Rabu (11/12). Dalam konfrensi pers tersebut, kedua tersangka mengaku mendapat barang haram tersebut dari seorang temannya yang masuk dalam DPO dan berasal dari Pandaan.

Tersangka Suhartoyok aliaa Dul, 35 warga Mangliawan, Pakis mengaku baru dua kali melakukan penjualan pil dobel L di area sekitar Lapas Wanita Klas IIA Sukun. "Di area Lapas, baru dua kali. Sebelumnya jualnya di luar (area Lapas Wanita)," terang pria berkacamata ini.

Pada kesempatan tersebut, ia mengaku mendapatkan barang dari rekannya yang bernama Aris. "Dia dari Pandaan. Saya belinya satu bungkus, isinya 1000 butir," jelas dia.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Harapantua Simarmata Permata menambahkan, dalam melakukan aksinya, ia hanya melakukan transaksi penjualan di sekitar area Lapas. "Barang tidak dijual ke Warga Binaan Pemasyarakat (WBP). Melainkan kepada orang lain yang ada di sekitar sana," tegas dia.

Dia menambahkan, keduanya ditahan lantaran dengan sengaja memproduksi atau menyediakan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar atau yang tidak memiliki izin edar. "Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 subsider Pasal 197 subsider 198 UU RI No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan," tandas dia.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian berhasil menangkap dua orang pengedar Pil Dobel L, Suhartoyok alias Dul, 35 warga Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dan Imam Wahyudi, 21 warga Kebonagung, Kabupaten Malang.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, Jumat (22/11) sekitar pukul 15.00, petugas kepolisian mendapat laporan dari petugas Lapas Wanita Klas IIA Malang. Bahwa ada seseorang yang telah mengedarkan pil dobel L di area Lapas. Berdasarkan informasi tersebut, pihak kepolisian langsung datang ke lokasi dan melakukan pemantauan terhadap orang tersebut. Kemudian, Jumat (6/12) lalu, pihak kepolisian langsung melakukan penangkapan. 

Setelah melakukan introgasi mendalam, dari kedua tersangka, polisi berhasil menyita barang berupa dua buah paket berisi 400 butir pil dobel L yang telah diserahkan ke S, satu bungkua pil koplo berisi 806 butir dobel L, satu unit sepeda motor milik tersangka sebagai sarana dan uang tunai sebesar Rp 300 ribu. (tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : irawan
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU