Jaga Kondusifitas Jelang Nataru, Polresta Makota Lakukan Razia Miras

  • 15-12-2019 / 14:23 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Jaga Kondusifitas Jelang Nataru, Polresta Makota Lakukan Razia Miras GELAR RAZIA: Anggota kepolisian dari Polresta Makota membawa barang bukti hasil razia miras, Sabtu (14/12) tengah malam.(Humas Polresta Makota for Malang Post Online)

Malangpostonline.com - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polresta Malang Kota menggelar razia skala besar, Sabtu (14/12) tengah malam. Operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata, menyasar beberapa kafe yang menjual minuman keras (miras) tanpa izin.

Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan, razia tersebut juga melibatkan jajaran samping. Seperti Kodim 0833 Kota Malang, Denpom V/3 Malang serta Satpol PP Kota Malang. "Sebelum mendatangi lokasi, personel gabungan yang ada mengikuti apel terlebih dahulu. Kemudian, dilakukan pembagian tugas dan bergerak menuju lokasi," papar dia kepada Malangpostonline.com, Minggu (15/12).

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Uty itu menguraikan, razia yang dimulai pukul 21.00 hingga pukul 01.00 dini hari tersebut mendatangi dua kafe, yakni Kafe Fat Louie yang terletak di Jalan Letjen Sutoyo dan Kafe Loading Lounge yang terletak di Jalan Terusa Borobudur, Kota Malang. "Disana, kami menemukan beberapa miras yang dijual tanpa izin," terang dia.

Pada razia gabungan tersebut, tim gabungan berhasil menemukan izin penjualan miras golongan A yang sudah kadaluarsa atau mati yang dimiliki oleh kafe Fat Louie. "Untuk itu, petugas gabungan langsung menyita sebanyak 308 botol minol golongan A dari berbagai merek," lanjut dia.

Barang bukti yang berhasil disita kemudian diamankan di Polresta Malang Kota untuk mengikuti proses berikutnya. "Kami kenakan proses tindak pidana ringan (tipiring)," kata dia.

Razia tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi kerawanan menjelang Nataru. Sebelumnya, Kapolresta Malang Kota, AKBP Leonardus Simarmata menguraikan, untuk mengamankan Nataru, pihaknya memiliki atensi khusus untuk mencegah peredaran narkoba dan miras. "Kami akan lakukan proses hukum bagi siapapun yang menggunakan narkoba dan miras," tegas Leo.

Termasuk, bagi masyarakat yang memilih menghabiskan malam pergantian tahun di kafe, hotel dan tempat hiburan lainnya. "Jangan sampai saat malam pergantian tahun dimanfaatkan untuk mengedarkan narkoba dan miras," tandas dia.(tea/Malangpostonline.com)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU