Curi Burung Kenari, Warga Lowokwaru Dikenakan Wajib Lapor

  • 07-01-2020 / 14:37 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Curi Burung Kenari, Warga Lowokwaru Dikenakan Wajib Lapor

Malangpostonline.com - Seorang buruh serabutan, yakni MH alias Miko, 35 warga Jalan Candi Telaga Wangi, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang harus berurusan dengan polisi. Sebab, ia ketahuan mencuri. Aksinya tersebut juga sempat viral di media sosial, facebook.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/1) sekitar pukul 16.15. Saat itu, Miko mencuri burung kenari kuning milik Ayom, 41 warga Jalan A. Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Sebelum mencuri, pelaku terlihat mondar-mandir di depan rumah korban. Ketika kondisi sudah sepi, pelaku kemudian mendekati sangkar burung yang digantung di teras rumah. Setelah itu, langsung menurunkan sangkar burung tersebut.

Peristiwa tersebut dilihat oleh korban yang memperhatikan gerak-gerik pelaku dari dalam rumah. Mengetahui kalau burungnya dicuri, ASN Dinas Pasar Kabupaten Malang ini langsung keluar rumah sambil berteriak maling.

Mendapati hal tersebut, pelaku panik dan melempar sangkar burung tersebut. Namun, ia tidak bisa lari. Sebab, warga sekitar mengepungnya. Sehingga, ia mendapat bogem mentah dari warga sekitar.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Blimbing. Tak butuh waktu lama, pwtugas langsung datang dan membawa pelaku ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Blimbing, Kompol Hery Widodo membenarkan adanya oenangkapan tersebut. "Pelaku sudah kami amankan dan kami mintai keterangan. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 350 ribu," jelas dia.

Namun, lanjut Hery menegaskan, pelaku tidak ditahan. Sebab, kerugian korban berada di bawah Rp 2,5 juta. "Namun, proses hukum tetap berjalan. Pelaku wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis," tandas dia.(tea)

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU