Beli Ponsel, Remaja 17 Tahun Malah Babak Belur

  • 09-01-2020 / 13:48 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Beli Ponsel, Remaja 17 Tahun Malah Babak Belur Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Sirait.

Malangpostonline.com - Seorang pelajar, yaki MAS, 17 mengalami nasib apes. Remaja yang tinggal di Jalan Kyai Tamin, Kecamatan Klojen ini babak bekur setelah membeli ponsel melalui media sosial.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (3/1), saat itu, korban ingin membeli sebuah ponsel melalui grup jual beli di media sosial. Dalam grup itu, ia mengakses akun atas nama Muhammad Dhaffa yang menjual ponsel Oppo F11.

Karena tertarik, korban langsung menjalin komunikasi dan melakukan tawar menawar. Kemudian, keduanya sepakat dengan harga Rp 2,4 juta fullset alias lengkap. Setelah sepakat, korban langsung menuju rumah sang penjual yang terletak di Jalan Kebalen Wetan, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Setelah ponsel diterima, korban kemudian menanyakan kerdus (dushbook). Kemudian, sang penjual menjanjikan akan memberikan dushbook dalam waktu dekat. Sebab, sang penjual beralasan, dushbook tersebut berada di lokasi lain.

Mendapat jawaban tersebut, korban langsung pulang. Dua hari kemudian, ia bertanya terkait dushbook tersebu. Namun, sang penjual hanya memberikan janji manis.

Akhirnya, Senin (6/1), korban mendatangi rumah penjual. Ketika berada di depan rumah, sang penjual langsung memukuli korban. Akibatnya, MAS mengalami luka pada wajah dan sakit kepala.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait membenarkan adanya laporan tersebut. "Setelah kejadian, korban dan ayahnya langsung melakukan laporan," kata dia.

Yunar menguraikan, atas kejadian tersebut, korban mengalami luka memar dan mengeluarkan darah pada bibir. "Saat ini kami masih lakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi," pungkas dia.(tea)

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU