Digadai Rp 50 Juta, Habis Untuk Judi Sabung Ayam

  • 09-01-2020 / 14:59 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Digadai Rp 50 Juta, Habis Untuk Judi Sabung Ayam Tersangka Sudiono alias Kaduk, serta barang bukti kendaraan truk yang diamankan di Mapolsek Kepanjen.

Malangpostonline.com - Polisi terus mengembangkan kasus penggelapan truk yang dilakukan Sudiono alias Kaduk, 52. Hingga Kamis (9/1), warga Dusun Wonokerto, Desa Sumberejo, Poncokusumo ini, masih tutup mulut. Dia ngotot baru sekali saja melakukan penggelapan.

"Kamis masih mengembangkan kasusnya. Sementara ini, tersangka hanya mengakui sekali saja. Tetapi dugaan masih ada korban lain," ujar Kanitreskrim Polsek Kepanjen, AKP Supriyadi.

Sementara dalam pemeriksaan, tersangka Kaduk mengaku kalau kendaraan truk milik Agus Purjianto, 46, warga Dusun Cuwet, Desa Plosojenaer, Kecamatan Kauman, Ponorogo, dijual pada seseorang seharga Rp 50 juta. Uang hasil penjualan, dihabiskan untuk membayar hutang sekaligus bermain judi sabung ayam.

Lucunya, uang sebanyak itu habis hanya dalam waktu sepekan. Karena tersangka mengaku selalu kalah bermain judi sabung ayam.

"Saya judi sabung ayam tidak di Malang, tetapi di Jakarta. Usai menjual truk itu, saya langsung kabur ke Jakarta," ucap tersangka Sudiono alias Kaduk.

Sementara pengembangan terkait biro jasa pengawasan PT Arema Bersatu, untuk truk ekspedisi ternyata fiktif. Tersangka sama sekali tidak bisa membuktikan. Padahal untuk uang keamanan, setiap truk ditarik sebesar Rp 720 ribu setiap tahun. Dan lebih dari 50 truk yang selalu ditariknya.

"Hasil pemeriksaan biro jasa pengawasan PT Arema Bersatu itu fiktif. Uang keamanan dinikmatinya sendiri," jelas Supriyadi.

Sekadar diketahui, gabungan Unit Reskrim Polsek Kepanjen dan Buser Polres Malang, menangkap Sudiono alias Kaduk, 52, Rabu (8/1) dini hari. Warga Dusun Wonokerto, Desa Sumberejo, Poncokusumo ini, ditangkap karena kasus penipuan dan penggelapan.

Korbannya adalah Agus Purjianto, 46, warga Dusun Cuwet, Desa Plosojenaer, Kecamatan Kauman, Ponorogo. Kendaraan truk nopol AD-1632-YB milik korban, digelapkan oleh tersangka dengan dijual kepada orang lain.

Modusnya tersangka bisa membantu korban mengambil surat tilangan polisi. Namun ternyata hanya akal-akalan, supaya bisa membawa kabur truk milik korban.(agp)

Editor : agp
Uploader : rois
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU