Razia Malam Minggu, 26 Kendaraan Diamankan Polisi

  • 12-01-2020 / 14:23 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Razia Malam Minggu, 26 Kendaraan Diamankan Polisi DIAMANKAN: Pihak kepolisian mengamankan 26 unit mobil yang terlibat balap liar Sabtu (11/1) malam.

Malangpostonline.com - Tim gabungan yang terdiri dari Polresta Malang Kota, Kodim 0833, Denpom V/3 Brawijaya, Lanal, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Kota Malang menggelar razia di Jalan Soekarno-Hatta, Minggu (12/1) dini hari. Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Dalam razia tersebut, 200 orang personel mendatangi kawasan yang kerap menjadi arena balap liar. Setelah melakukan pengintaian yang cukup lama, polisi akhirnya bergerak dan mengepung anak muda yang sudah mulai bersiap-siap. Beberapa dari mereka ditemukan dalam kondisi mabuk.

Selain memberikan imbauan, polisi juga mengamankan 26 kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dengan surat kendaraan, tidak memiliki plat nomo dan menggunakan knalpot brong.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata menjelaskan, operasi cipta kondisi tersebut dilakukan untuk menertibkan para pengendara yang biasa melakukan aksi balap liar di jalanan. Sebab, hal tersebut membahayakan keselamatan. "Sekaligus, menindaklanjuti banyaknya keluhan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan balap liar di kawasan ini," terang dia.

Hasilnya, mereka berhasil mengamankan puluhan kendaraan. Serta, mendapati beberapa pemuda yang minum minuman keras.

"Sebagian besar anak yang ikut balap liar, mengkonsumsi miras. Selain miras dan narkoba, kami juga mewaspadai hal lain seperti kemungkinan membawa sajam dan kendaraan hasil curian," ujar mantan mantan Waka Polrestabes Surabaya ini.

Untuk itu, pelaku balap liar akan diamankan dan dilakukan pemeriksaan secara intensif. "Guna memastikan, maka pelaku balap liar akan diperiksa terkait kemungkinan konsumsi miras dan narkoba di Mako," papar dia.

Leo menambahkan, operasi gabungan tersebut akan rutin dilakukan. Tidak hanya balap liar saja, namun juga hal-hal yang berpotensi mengganggu situasi kamtibmas di Kota Malang. "Hal ini kami lakukan agar seluruh warga masyarakat merasa aman dan nyaman. Mari jaga kondusifitas Kota Malang," tandas dia.(tea)

Editor :
Uploader : 0
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU