Jadi Kurir Sabu, Ibu Asal Muharto Ditangkap Polisi

  • 19-01-2020 / 14:13 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Jadi Kurir Sabu, Ibu Asal Muharto Ditangkap Polisi DITANGKAP: Sri Winarti ketika ditahan di Mako Polresta Malang Kota.

Malangpostonline.com -Seorang perempuan yang tinggal di Desa Mandalawagi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang harus rela berurusan dengan polisi. Sebab, perempuan berusia 43 tahun itu menjadi kurir sabu karena terguiur upah Rp 100 ribu.

Perempuan bernama Sri Winarti ini ditangkap polisi berdasarkan hasil pengembangan kasus. Sebelumnya, polisi menangkap Hari Susanto, 25 warga Jalan Muharto yang juga tinggal di Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Ia diamankan polisi setelah membeli sabu di Jalan Satsuit Tubun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita tiga bungkus sabu yang dikemas dalam bungkus mie instan dengan total 13,42 gram. Setelah melakukan introgasi dan pengembangan, Hari ternyata mebdapat barang tersebut dari Sri.

Berdasarkan keterangan tersebut, polisi langsung menangkap Sri di rumahnya. Saat itu, ia sempat mengelaj bahwa dirinya bukan kurir maupun pengedar sabu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi mendapat bukti percakapan yang mengarah kepada transaksi narkoba. Selain itu, polisi juga menggeledah rumah Sri dan menemukan paket sabu seberat 5,28 gram yang disembunyikan di dalam bungkus mie instan.

Ketika diintrogasi, Sri mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seotang bandar dengan sistrm ranjau. Sang bandar menghubungi Sri untuk mengambil barang haram itu dilokasi yang telah ditentukan. Kemudian, Sri diminta untuk mengirim sabu ke sorang pemesan dengan upah Rp 100 ribu sekali kirim.

"Tersangka S bukan pengedar, ia hanya kurir. Ia mengantarkan barang atas perintah dari bandar. Sedangkan tersangka H, adalah pengguna," terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Sampai saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Kedua tersangka beserta barang bukti sudah diamankan di Polresta Malang Kota. "Tersangka S kami kenakan Pasal 114 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 dan atau Pasal 112 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara," tandas dia.(tea)

Editor : tea
Uploader : slatem
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU