Buronan Pengeroyokan Karyawan Toko Dibekuk

  • 21-01-2020 / 20:10 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Buronan Pengeroyokan Karyawan Toko Dibekuk Tersangka Abib Setiawan ketika diamankan di Mapolsek Karangploso.

Malangpostonline.com – Sempat buron selama sebulan, Abib Setiawan, warga Dusun Karangan, Desa Donowarih, Karangploso, akhirnya berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Karangploso, Selasa (21/1) siang. Pemuda berusia 20 tahun ini, ditangkap karena kasus pengeroyokan. Korbannya, Ahmad, 21, warga Dusun Pitrang, Desa/Kecamatan Kalipare.

Tersangka diamankan oleh petugas di rumahnya, setelah pulang dari pelarian. Dengan penangkapan Abib, maka sudah empat pelaku pengeroyokan yang diringkus. Sebelumnya polisi menangkap tiga pelaku pengeroyokan, yakni M Marwan Jawari Adilah, 19, Nala Roghiba, 19, serta Naja Tolabi, 19. Mereka ini adalah warga Desa Donowarih, Karangploso.

“Masih ada tiga pelaku lainnya yang kini masih buron. Kasusnya juga sedang dikembangkan, untuk memburu pelaku lain yang belum tertangkap,” jelas Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Diperoleh keterangan, aksi penganiayaan terjadi pada Rabu (11/12) sekitar pukul 18.00. Kejadiannya di toko sembako UD AA Jalan Karangan, Desa Donowarih, Karangploso. Korbannya adalah karyawan di toko tersebut.

Kronologisnya, korban saat itu sedang menjaga toko. Kemudian melintas rombongan pelaku dengan mengendarai sepeda motor. Ketika melintas di depan toko, motor yang dikendarai para pelaku berpapasan dengan kendaraan lain sehingga terjadi saling tegur.

Melihat kejadian itu, spontan korban berteriak 'hai' sembari keluar toko. Namun tak disangka, ucapan korban ini malah dianggap para pelaku menantang.

Tiga dari tujuh pelaku mendatangi korban. Selanjutnya, tanpa banyak bicara langsung memukuli korban. Setelah itu ketiganya lantas pergi. Namun tidak lama kemudian kembali lagi, dengan empat teman lainnya. Kemudian tanpa memberikan alasan, ketujuh pelaku langsung mengeroyok korban. Penganiayaan baru berhenti setelah warga datang melerai.

Para pelaku langsung kabur. Sementara korban yang tidak terima dengan kejadian itu, lantas melaporkannya ke Polsek Karangploso. Atas laporan itulah, polisi lalu mencari keberadaan pelaku dan berhasil menangkapnya.

"Barang bukti yang diamankan adalah rekaman pengeroyokan di CCTV toko, pakaian yang digunakan para pelaku serta bukti visum korban," terang Ainun.

Dari keterangan tersangka, mengatakan kalau ia ikut-ikutan temannya. Tersangka mengaku terpancing emosi. Apalagi saat melakukan pengeroyokan, juga bau alkohol dari mulutnya, karena habis pesta minuman kera.(agp)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU