Mabuk, Tukang Bubur Curi Ponsel

  • 27-01-2020 / 15:16 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Mabuk, Tukang Bubur Curi Ponsel DITANGKAP: Pelaku pencurian ponsel dirilis Polresta Malang Kota, Senin (27/1).

Malangpostonline.com - Pelaku pencurian ponsel yang viral di media sosial, Zan Zan Antonio, 32 warga Jalan Dr. Sutomo warga Lawang, Kabupaten Malang akhirnya dirilis Polresta Malang Kota, Senin (27/1). Ketika melakukan aksinya, pelaku dalam pengaruh minuman keras (miras).

"Saya pertama kali melakukan ini (pencurian). Saat itu, kondisi mabuk, ponsel teman saya hilang," terang Zan zan ketika rilis.

Kemudian, ia dan temannya berniat untuk menjambret seseorang. Untuk itu, ia membawa senjata tajam untuk melakukan aksinya. "Tapi, saya mikir kalau jambret resikonya besar. Akhirnya memutuskan untuk pergi ke konter ponsel," kata dia.

Sesampainya disana, ia bertanya tentang beberapa jenis ponsel. Setelah sang pemilik konter mengeluarkan barang, yakni ponsel bekas, langsung ia bawa kabur bersama dengan temannya itu. "Saya ambil ponselnya waktu pemilik lengah," lanjut dia.

Setelah berhasil kabur, ketika hendak kembali ke rumahnya, ia mampir ke salah satu minimarket untuk meminta rokok sambil menbawa senjata tajam. Aksi tersebut juga sempat viral di media sosial. "Setelah mencuri, saga langsung ke minimarket. Aksi itu saya lakukan dalam satu malam saja," lanjut dia.

Pada kesempatan tersebut, pria yang berprofesi sebagai tukang bubur keliling ini mengaku menyesal. "Saya menyesal sekali melakukan ini," ujar dia.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menambahkan, aksi pelaku terungkap berdasarkan laporan dari warga. Apalagi, aksi tersebut juga cukup viral di media sosial.

"Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku," kata dia.

Saat itu, pelaku ditangkap ketika melakukan transaksi jual beli. "Kemudian, polisi menggeledah rumah kontrakan pelaku. Disana, terdapat beberapa barang bukti yang dikuasai pelaku," ujar Leo.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah ponsel, satu sepeda motor, helm dan kemeja yang digunakan pelaku ketika melakukan aksinya.

Dalam melakukan aksi pencurian ini, tersangka tidak sendiri, ia ditemani oleh satu tersangka lain berinisial L. "Sampai saat ini kami masih lakukan pengejaran," tegas Leo.

Atas perbuatannya itu, tersangka harus rela mendekam di balik jeruji besi. "Ia kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," tandas dia.(tea)

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU