Pemalakan di Lawang Viral, Polisi Lidik Pelakunya

  • 28-01-2020 / 15:53 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Pemalakan di Lawang Viral, Polisi Lidik Pelakunya Postingan pemalakan di Makam Islam Desa Ketindan, Lawang, yang viral di media sosial.

Malangpostonline.com - Beberapa hari belakangan media sosial (Medsos), ramai tentang berita pemalakan terhadap warga. Kejadiannya di Makam Islam, Desa Ketindan, Lawang. Pelaku memalak warga yang sedang melintas.

Kabar pemalakan ini, kali pertama diposting oleh pemilik akun Rendi Pangalila, di Komunitas Arek-arek Lawang. Kemudian postingan tersebut diteruskan ke Komunitas Peduli Malang (KPM).

Dalam postingannya, Rendi menuliskan keterangan. 'Hati-hati terjadi korban lagi di makam islam ketindan, mohon pak polisi segera di ringkus'. Pada postingan juga disertai foto screenshot status WA milik temannya.

'Ati"lek liwat makam islam Ketindan gess... Tibakno tenanan isu pemalak an iku...Ak mri knek dewe 100 ewu gess di todong pisau... Tibang kelangan nyowo, angur kelangan duek'.

Postingannya itupun langsung mendapat banyak tanggapan dari netizen. Salah satunya pemilik akun Wahyu Kurniawan Fazl. "Langsung laporkan polisi terdekat. Supaya fast respon. Biar segera ditindak. Klu pemalak tdk tertangkap, polisi  bisa menemui perangkat setempat & muda mudinya. Setidaknya ada tindakan & perjanjian dgn petinggi lingkungan tsb.

Paling jg klu pelakunya orang daerah situ bnyk yg tau/kenal. Saya himbau jgn menutup nutupi. Itu sampah,".

"Semoga polisi cepat bertindak agar masyarakat tidak resah lagi melewati jalanan tsb," sambung komentar pemilik akun Alan Niam.

Kapolsek Lawang, Kompol Hari Subagyo, dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun demikian, tidak ada laporan dari warga yang menjadi korban pemalakan tersebut.

"Kejadiannya sudah beberapa hari lalu. Kami sudah tindak lanjuti dengan menerjunkan personil ke lokasi untuk patroli setiap hari. Tidak hanya malam hari, tetapi juga malam hari," tegas Hari Subagyo.

Selain itu, meskipun tidak ada laporan, pihaknya tetap melakukan penyelidikan dengan jemput bola. "Kami sedang menyelidiki siapa pelaku pemalakan tersebut," katanya.(agp)

Editor : agp
Uploader : slatem
Penulis : agp
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU