Kenal Lewat Aplikasi Tantan, Pria 40 Tahun Tipu Korbannya

  • 29-01-2020 / 16:24 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Kenal Lewat Aplikasi Tantan, Pria 40 Tahun Tipu Korbannya DITAHAN: Tersangka Dwi Nur Soleh ketika dirilis di Polresta Malang Kota, Rabu (29/1).

Malangpostonline.com - Dwi Nur Soleh, 40 warga Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang harus berurusan dengan polisi. Sebab, ia telah menipu seorang perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi Tantan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengungkapkan, kasus tersebut berhasil terungkap lantaran korban, yakni Dhenny Rahmawati, 39 warga Turen, Kabupaten Malang melapor ke Polsek Kedungkandang beberapa waktu lalu.

"Korban dan pelaku sudah kenal selama dua bulan. Kemudian, terjalin komunikasi. Disana, pelaku tahu kalau korban baru saha kehilanfan satu unit sepeda motor," terang dia.

Setelah mengetahui hal tersebut, pelaku kemudian mulai menipu korban. Ia menjanjikan untuk mencarikan motor yang hilang itu. Kemudian, ia mengaku bahwa baru saja menemukan sepeda motor jenis vario milik korban. Kemudian, ia meminta sejumlah uang kepada korban. "Akhirnya, korban menebus motor tersebut dengan uang Rp 1,1 juta dengan plat nomor palsu," jelas dia.

Setelah itu, pelaku meminjam kembali motor tersebut kepada korban. Namun, setelah ditunggu beberapa jam, pelaku tak kunjung kembali. "Korban ditinggal di sebuah rumah makan. Karena tak kunjung kembali, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kedungkandang," papar dia.

Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan, polisi berhasil menangkap pelaku. Saat itu, ia sedang bertamasya dengan kekasihnya di kawasan Gondanglegi, Kabupaten Malang. "Selain melakukan penangkapan, kami juga berhasil menyita beberapa barang bukti. Seperti beberapa pakaian yang dibelanjakan dari uang yang diberikan korban dan sepeda motor," papar Leo.

Pada kesempatan tersebut, Leo menambahkan, pelaku sebelumnya pernah ditahan polisi selama 10 bulan atas kasus curanmor. Kali ini, ia harus kembali merasakan dinginnya penjara akibat perbuatannya itu. "Tersangka kami kenakan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," tandas dia. (tea)

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : Ipunk

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU