Tohap Silaban, Pemobil Ajak Duel Polisi Resmi Ditahan di Polres Jakbar

  • 09-02-2020 / 16:30 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Tohap Silaban, Pemobil Ajak Duel Polisi Resmi Ditahan di Polres Jakbar

Malangpostonline.com - Polisi menetapkan Tohap Silaban sebagai tersangka karena perbuatannya melawan anggota Patroli Jalan Raya (PJR) di Tol Angke 2, Jakarta Barat. Pria yang diketahui sebagai aktivis ini juga telah resmi ditahan di Polres Jakarta Barat.

"Kasusnya sudah kami naikkan tingkat ke penyidikan dan dilakukan penahanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polres Jakbar, Jl S Parman, Jakarta Barat, Sabtu (8/2/2020).

Tohap dijerat dengan Pasal 212 KUHP dan Pasal 335 KUHP. Dia terancam hukuman 1 tahun penjara atas perbuatannya itu.

Pasal 212 KUHP berisi tentang "Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah."

Pasal 335 KUHP berbunyi "Barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain."

Hal senada diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi. Arsya mengatakan Tohap ditahan karena pertimbangan lain.

"Karena ada (kepemilikan) senjata tajam juga," kata Arsya.

Melansir Detik, seperti diketahui, Tohap dilaporkan ke Polsek Tanjung Duren setelah melakukan perlawanan terhadap anggota PJR di Tol Angke 2, Jakarta Barat, pada Jumat (7/2) pukul 09.30 WIB kemarin. Tohap tidak terima dirinya ditilang setelah diingatkan tidak boleh berhenti di bahu jalan tol.

Tohap berhenti di bahu jalan tol untuk menghindari ganjil-genap. Untuk diketahui, ganjil-genap pada pagi hari berlaku pada pukul 06.00-10.00 WIB.

Alih-alih mengaku salah dan pergi saat dihalau polisi, Tohap malah melawan. Dia mendorong hingga mencekik anggota PJR.

Dia juga mengajak duel anggota PJR tersebut. Tohap kemudian ditangkap di sebuah kedai kopi pada Jumat (7/2) malam.

 

Dalam kasus ini, polisi juga menyita mobil Toyota Agya bernopol B-2340-SIH yang saat itu dikendarai oleh Tohap.(mei/dtk/bua)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : DTK
Fotografer : DTK

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU