KPAI Datangi Polresta Malang Kota

  • 12-02-2020 / 16:18 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
KPAI Datangi Polresta Malang Kota UPDATE KABAR: Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ketika mengunjungi Polresta Malang Kota, Rabu (12/2).

Malangpostonline.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia mendatangi Polresta Malang Kota, Rabu (12/2). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menanyakan update penanganan yang dilakukan oleh polisi terkait kasus perundungan yang terjadi di Kota Malang.

Komisioner KPAI, Retno Listyarti mengungkapkan, kasus ini menjadi perhatian publik lantaran melibatkan anak-anak usia di bawah 13 tahun dan harus sesuai dengan peradilan pidana anak. "Mulai dari proses pemeriksaan, harus didampingi oleh orangtuanya. Kami ingin memastikan ini, ternyata sudah dilakukan," terang dia.

Atas kasus perundungan ini, pihaknya memberikan rekomendasi untuk kedua belah pihak. "Kami minta hak rehabilitasi anak-anak bisa dilakukan, baik yang sebagai saksi, korban maupun pelaku," jelas dia.

Termasuk, pemberian pendampingan dan pertimbangan rekomendasi dari psikolog juga diperlukan. "Utamanya, terhadap ananda korban, yang paling penting, dia tenang dulu," lanjut perempuan berhijab ini.

Terkait evaluasi terkait beberapa kasus kekerasan terhadap anak, pihaknya fokus terhadap penanganan kasus agar tidak terjadi lagi. Untuk mengatasi hal tersebut, rencananya Kamis (13/2) pihaknya akan bertemu dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. "Selain itu, kami juga akan membicarakan terkait ananda korban, apakah ia masih nyaman bersekolah disana atau tidak. Kalau tidak, kami meminta dinas terkait untuk mencarikan sekolah yang tak jauh dari rumahnya," papar dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Yunar Hotma Parulian Sirait akan memanggil dua orang anak yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Sejauh ini, semua pihak sudah memenuhi panggilan kami," terang dia.

Setelah itu, pihaknya juga akan melakukan konfrontasi dari keterangan para saksi. "Kemudian, akan melakukan rekonstruksi. Mudah-mudahan, bisa dilakukan minggu ini," papar dia.

Sampai saat ini, polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada penambangan jumlah tersangka. "Masih kami lakukan pengembangan terus," tandas dia. (tea)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-propert

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : Firman

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU