Istri-Istri Perangkat Desa Ngijo Buka Dapur Umum, Dukung Konsumsi Tim Pencari Bocah Rafa

  • 16-02-2020 / 18:34 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Istri-Istri Perangkat Desa Ngijo Buka Dapur Umum, Dukung Konsumsi Tim Pencari Bocah Rafa SANTAI: Istri-istri perangkat Desa Ngijo, Karangploso melepas lelah usai memasak selama enam hari untuk kebutuhan makan relawan SAR. 

MALANG- Kebersamaan istri-istri perangkat Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang perlu diteladani. Setelah tahu bila Balai Desa Ngijo menjadi Posko Tim SAR untuk pencarian M. Rafa Alfarizi, bocah 3,5 tahun yang diperkirakan hanyut di Sungai Bodo, Dusun Ngepeh, Desa Ngijo, Senin (10/2) sore, mereka langsung membuka dapur umum di tempat tersebut keesokan harinya. 

Letak dapur umum itu, berada di bagian belakang balai desa. Sejak Selasa (11/2) pagi, beberapa istri perangkat desa ini mulai menyiapkan kebutuhan makan  dan minum untuk anggota SAR gabungan serta anggota Yonkes 2/Kostrad yang melakukan pencarian. "Nggak pernah menghitung berapa kilo beras yang dimasak," ucap Badrus, salah satu tenaga pendukung untuk pembuatan konsumsi relawan SAR.

Beruntung, banyak warga Desa Ngijo yang ikut menyumbang beras ataupun mie selama proses pencarian dibuka hingga dihentikan, Minggu (16/2) siang. "Tapi kalau lauk pauk, kadang kita belikan sendiri. Lauk pauknya seadanya. Seperti tempe, tahu dan lain-lain," lanjutnya. Kebutuhan konsumsi ini pun juga diberikan tiga kali sehari karena Tim SAR bersiaga selama 24 jam penuh. Termasuk menginap di balai desa.

"Jadi pagi dan sore selama enam hari full, bergantian memasak nasi, sayur dan lauk pauk untuk kebutuhan itu. Enjoy saja siapa yang bisa datang membantu, ya datang ke dapur umum untuk ikut masak dan mencuci peralatan yang dipergunakan. Yang penting bisa guyub," tambah Atik, orang tua salah satu perangkat desa yang ikut sibuk di dapur umum tersebut kepada malangpostonline.com. (mar)

Editor : mar
Uploader : slatem
Penulis : marga
Fotografer : marga

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU