SCP Mengaku Tidak Ada Niatan Membuang

Bulan Depan Menikah

  • 19-02-2020 / 20:11 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Bulan Depan Menikah DIAMANKAN : SCP ketika diamankan sebelum akhirnya dilimpahkan ke UPPA Satreskrim Polres Malang.

Malangpostonline.com - Ada fakta menarik dalam kasus pembuangan bayi di Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari. SCP, pelaku pembuangan bayi ternyata akan menikah bulan depan. Wanita berusia 18 tahun ini, segera mengakhiri masa lajangnya dengan YN, pria yang menghamilinya.

“Dari keterangan SCP serta ibunya yang sudah kami minta keterangan, kalau bulan depan ternyata SCP akan menikah,” ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Malang, Ipda Yulistiana Sri Iriana.

Tidak hanya itu, Yulistiana juga menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan, SCP mengaku tidak ada niatan membuang bayinya. Dia mengatakan hanya menaruh bayi yang baru dilahirkan, kemudian diambil lagi dan mengatakan telah menemukan bayi.

“Hal itu dilakukannya karena SCP merasa malu, lanaran belum menikah sudah melahirkan bayi,” tuturnya sembari mengatakan bahwa SCP saat ini menjalani perawatan di RSUD Kanjuruhan Kepanjen, karena mengalami pendarahan.

Apakah ada keterlibatan keluarga?. Yulistiana mengatakan, bahwa tidak ada keterlibatan dari keluarga atau orangtuanya. SCP melahirkan sendiri, kemudian membuat skenario sendiri karena malu. Tetapi orangtua SCP sebelumnya sudah mengetahui kalau anaknya tengah hamil.

Lantas untuk prosesnya? Dikatakannya bahwa ada kemungkinan SCP akan dikembalikan kepada orangtuanya. Sebab berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Desa Kebobang serta Dinas Sosial Kabupaten Malang, berharap supaya SCP dikembalikan kepada keluarga dan diberikan kesempatan untuk merawat bayinya. Apalagi, dari pemeriksaan SCP juga tidak ada niatan untuk membuang bayinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi tidak butuh waktu lama mengungkap kasus pembuangan bayi di Dusun Bumirejo, Desa Kebobang, Kecamatan Wonosari. Hanya hitungan jam, petugas Polsek Wonosari berhasil menangkap pelakunya, Selasa (18/2). Yakni seorang remaja berusia 18 tahun berinisial SCP, warga sekitar.

SCP dijemput petugas di rumahnya. Kebetulan rumah SCP dengan lokasi pembuangan bayi hanya berjarak sekitar 1 meter. Setelah ada pengakuan dari pelaku, selanjutnya beserta barang buktinya dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Malang.(agp)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : agp
Uploader : rois
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU