Pisah Sambut Kapolres Malang

Isak Tangis Iringi Kepergian Ujung, Hendri Umar Disambut Aremania

  • 22-02-2020 / 17:52 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Isak Tangis Iringi Kepergian Ujung, Hendri Umar Disambut Aremania PISAH SAMBUT : AKBP Yade Setiawan Ujung dan AKBP Hendri Umar foto bersama dengan perwakilan supporter Aremania. Dan Yade Setiawan Ujung didampingi istri, saat pamit meninggalkan Polres Malang.

Malangpostonline.com - Isak tangis mengiringi pisah sambut Kapolres Malang, Sabtu (22/2). Air mata anggota meleleh ketika mengantar kepergian AKBP Yade Setiawan Ujung dan Ny Tika Yade Setiawan Ujung, meninggalkan Polres Malang. Terutama Polwan dan ibu-ibu Bhayangkari yang terlihat tak kuasa menahan tangis.

Bahkan Yade Setiawan Ujung dan istrinya tak kuasa menahan haru. Kedua matanya sembab dan memerah. Mereka tak kuasa menahan air mata. Beberapa kali mengusap air mata dengan selembar tissu yang dipegangnya.

Ya, tiga tahun lebih memang bukan waktu yang singkat bagi Ujung untuk membangun kedekatan dengan seluruh anggota. Terlebih ketegasannya dalam memimpin Polres Malang, telah diwujudkan dengan berhasil membawa banyak perubahan dan prestasi. Bahkan menjadikan Polres Malang sebagai pilot project untuk Polres lain.

"Masyarakat Kabupaten Malang luar biasa. Saya yakin dan percaya Kapolres yang baru nanti, AKBP Hendri Umar bisa lebih baik dari saya. Beliau ini orang hebat, saya berpesan tetap semangat, tetap konsisten dalam melayani masyarakat Kabupaten Malang," ungkap Ujung.

Ujung menjabat sebagai Kapolres Malang sejak November 2016. Program 77 Unggul penjabaran dari Promoter Kapolri telah berhasil membawa perubahan di Polres Malang. Selanjutnya Ujung mendapat amanah baru sebagai Wakapolrestabes Bandung, Polda Jawa Barat.

Sementara, AKBP Hendri Umar, Kapolres Malang yang baru mengatakan bahwa dirinya akan melanjutkan program yang sebelumnya sudah dikerjakan. Termasuk akan memperbaiki program yang belum berjalan dengan baik.

"Saya sudah mendapat laporan, jadi akan meneruskan program-program yang telah dilakukan AKBP Yade Setiawan Ujung. Karena saya melihat program tersebut sudah berjalan sangat baik di wilayah Kabupaten Malang yang membuat stuasi Kamtibmas cukup aman dan kondusif," terang Hendri.

Setelah ini, Hendri juga akan langsung tancap gas. Terutama untuk menciptakan keamanan serta kenyamanan wilayah Kabupaten Malang menjelang Pilkada 2020 nanti.

Seusai acara pisah sambut, Hendri berujar langkah pertama yang ia lakukan adalah sowan kepada pejabat-pejabat pemerintahan di Kabupaten Malang. Selain itu, juga mendatangi tokoh-tokoh berpengaruh seperti ulama dan juga TNI di Kabupaten Malang untuk silaturrahmi dan koordinasi.

"Kami akan merangkul semua pihak eksternal demi keamanan. Termasuk melanjutkan tahapan keamanan yang sudah terjadwal," urai Hendri.

Sementara itu, acara pisah sambut diawali dengan penyambutan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. Seluruh perwira dan anggota berjajar di gerbang pintu masuk untuk menyambut mantan Kasubbagbungkol Spripim Polri. Kemudian perkenalan diri Hendri kepada anggota di ruang Rupatama Polres Malang.

Setelah itu, dilanjutkan dengan devile anggota Polres Malang. Pasukan devile pertama diawali seluruh Kapolsek jajaran Polres Malang, dan ditutup oleh devile anggota Provost Polres Malang. Kemudian pertunjukkan kesenian musik dari grup asal Kecamatan Dau.

Selanjutnya, penyambutan dan ucapan perpisahan oleh puluhan Aremania dan Aremanita. Supporter Arema FC ini membuat suasana acara semakin seru. Mereka tidak hanya membentangkan spanduk, tetapi juga menyanyikan ucapan selamat jalan untuk Yade Setiawan Ujung, dan selamat datang untuk Hendri Umar yang diiringi musik drum serta penyalaan flare.

"Terimakasih, terimakasih Pak Ujung. Semoga sukses, semoga sukses di tempat baru. Selamat datang, selamat datang ke pak Hendri. Di bhumi kami, di bhumi kami, bhumi Arema," teriak Aremania.

Tak pelak sambutan tersebut membuat Ujung dan Hendri melukiskan senyum di bibir mereka. Apalagi setelah memberikan pengakuan syal Arema, para supporter langsung bersama-sama menggendong Ujung dan Hendri.

"Ini supporter bola yang kreatif dan kami akan selalu mengayomi," tutur Hendri.

Setelah itu, dilanjutkan upacara pedang pora mengantarkan Ujung serta istrinya meninggalkan Polres Malang. Berjalan di bawah payung pedang, Ujung menyalami seluruh personil untuk menuju kereta kencana. Disinilah isak tangis air mata meleleh. (agp/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU