Vitalia Sesha di Antara Pusaran Narkoba hingga Ahmad Fathanah

  • 26-02-2020 / 22:19 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Vitalia Sesha di Antara Pusaran Narkoba hingga Ahmad Fathanah Model Vitalia Sesha. (Foto: Detikcom/Noel)

Malangpostonline.com - Model Vitalia Sesha kembali terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Ia diringkus bersama pasangan pria di Apartemen Mansion Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (26/2).

Dalam penangkapan kali ini, polisi turut menyita barang bukti berupa narkotika dan psikotropika. Namun belum diketahui jenis narkotika dan psikotropika yang digunakan model tersebut.

"Barang bukti narkotika dan psikotropika," kata Kanit 2 Sat Narkoba Polres Metro Jakbar AKP Maulana Mukarom saat dikonfirmasi, Rabu (26/2).

Penangkapan hari ini bukan kali pertama Vitalia terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Pada 2015 silam, Vitalia ditangkap bersama enam rekannya di sebuah hotel di daerah Ancol, Jakarta Utara.

Melansir CNN Indonesia, dari hasil tes urine saat itu, Vitalia terbukti mengonsumsi ekstasi. Saat penangkapan, polisi turut menemukan barang bukti berupa 2,91 gram ganja, satu butir ekstasi, 54 butir happy five, tiga bungkus ketamine, alat hisap ganja, hingga US$100 dan dua tas merek terkenal.

Atas perbuatannya itu, Vitalia dijerat pasal 111 Ayat (1) dan 112 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 62 Undang-undang Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman penjara selama tujuh tahun.

Nama Vitalia juga sempat dikaitkan dengan mantan Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Benny Alamsyah. Hal ini berkaitan dengan kasus narkoba yang menjeratnya. Saat itu, Benny tengah menjabat sebagai Kapolsek Pademangan.

Saat pengusutan kasus tersebut, beredar foto antara Vitalia bersama Benny. Terkait foto tersebut, Benny bahkan sempat mendapat teguran dari Tito Karnavian yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.

Tak hanya soal kasus narkoba, Vitalia juga sempat dikaitkan dengan Ahmad Fathanah, terpidana kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian.

Kasus suap impor sapi ini diketahui juga melibatkan bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Dalam persidangan Fathanah, Vitalia yang menjadi saksi mengungkapkan bahwa dirinya diberikan banyak hadiah. Antara lain, gaun berharga Rp 10 juta, cincin seharga Rp 20 juta, hingga mobil sedan seharga Rp 141 juta.

Kedekatan Vitalia dan Fathanah disebut-sebut hampir menuju ke pelaminan. Sebab, Vitalia pernah dilamar namun lamaran itu ditolak. (dis/ain/cnn/bua)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU