Dikunci Setir, Motor di Dalam Kontrakan Raib

  • 27-02-2020 / 16:27 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Dikunci Setir, Motor di Dalam Kontrakan Raib

Malangpostonline.com - Pelaku pencurian kendaraan beemotor kembali beraksi. Kali ini, terjadi di kawasan kontrakan mahasiswa yang terletak di Jalan Raya Candi V, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Akibatnya, sebuah sepeda motor Vario 125 cc berwarna merah dengan nomor polisi AE 5569 EY milik Brian Pradana, 20 raib digondol pencuri.

Teman korban, Tommy Aji, 20 mengungkapkan, peristiwa pencurian itu terjadi pada Rabu (26/2) sekitar pukul 04.56 pagi. Sebelum motornya hilang, korban memarkir motor di garasi kontrakan berjejer dengan enam motor lainnya. "Posisi pagar teekunci rapat dan digembok. Motor juga sudah teekunci setir," terang dia.

Setelah memastikan posisi motor aman, korban dan teman-teman lainnya kemudian beristirahat. Namun, sekitar pukul 06.00 pagi, korban terbangun dan sempat keluar rumah. Saat itu, pintu pagar sudah terbuka separuh. "Korban belum sadar kalau motornya hilang. Setelah menutup pagar, ia kembali masuk kamar dan melanjutkan tidur," beber dia.

Sekitar pukul 08.00, korban sudah bangun dan berencana akan berangkat kuliah. Saat itulah, ia baru menyadari bahwa motor korban sudah hilang. "Dia kaget, tiba-tiba motornya sudah nggak ada. Dia berusaha nyari di sekitar juga ga ketemu," lanjut dia.

Akhirnya, korban berinisiatif untuk mengecek rekaman kamera pengintai milik tetangga yang ada di depan rumah kontrakan. Dalam rekaman tersebut, teelihat bahwa motor korban telah raib digondol pencuri. "Berdasarkan rekaman kamera pengintai, motor korban dicuri oleh satu orang pelaku dengan alat khusus," kata dia.

Sehingga, ia berhasil membuka gembok dan membawa kabur sepeda motor milik korban. "Gembok pagarnya juga dibawa lari oleh pelaku," ungkap dia.

Usai kejadian, korban langsung membawa rekaman kamera pengintai itu kepada pihak kepolisian, yakni Polsek Sukun. "Sudah laporan, pihak kepolisian juga sudah datang kesini," papar dia.

Dia menambahkan, peristiwa itu terjadi baru pertama kalinya di kawasan itu. "Selama enam bulan saya disini, ini baru pertama kalinya. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi," tandas dia. (tea)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU