Sudah Dikunci Ganda, Motor Tetap Dibobol Maling

  • 28-02-2020 / 17:08 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Sudah Dikunci Ganda, Motor Tetap Dibobol Maling TKP kehilangan motor.

Malangpostonline.com - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tak kapok melakukan aksinya. Mereka kembali berkeliaran tempat kos dan kontrakan mahasiswa untuk mencari target sasaran.

Seperti yang terjadi di Perumahan Bukit Cemara Tujuh, Kamis (27/2). Berdasarkan penuturan korban, Putri Nur Anisa Larasati, 21, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.50 malam ketika seluruh penghuni kos sedang beristirahat.

"Setelah saya gunakan, motor tersebut saya parkir di dalam garasi, seperti biasanya. Kondisinya sudah terkunci ganda," papar dia kepada Malang Post.

Putri menjelaskan, ketika sudah memarkir kendaraannya, ia kemudian menutup pagar dan tidak terkunci. Setelah dipastikan aman, ia langsung menuju kamarnya untuk beristirahat. "Kondisi pagarnya tidak digembok," papar dia.

Kemudian, sekitar pukul 19.50, sang pemilik kos mendengar suara pagar dibuka. Saat itu, ia langsung mengecek keluar rumah. "Ketika dilihat, motor saya sudah tidak ada," ujar dia.

Karena panik, sang pemilik kos langsung keluar pagar. Benar saja, motor Honda Beat dengan nomor polisi L 3525 RQ sedang dibopong oleh tiga orang. "Kemudian, teman saya sempat berlari dan mengejar. Pelakunya lari dan kami kehilangan jejak," lanjut dia.

Putri menjelaskan, peristiwa serupa sering terjadi. Sebab, kawasannya memang cenderung sepi dan banyak orang lalu lalang. "Sering terjadi kehilangan motor di kawasan sini," papar dia.

Sadar telah menjadi korban pencurian, ia langsung melapor ke pihak kepolisian. "Sudah saya laporkan. Mudah-mudahan segera ketemu," tandas dia.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan, untuk kasus kejahatan jalanan, utamanya curanmor, pihak kepolisian sudah menyiapkan satu tim khusus, yakni Tim Singo Arema Police. "Tim ini kami bentuk untuk memberantas dan menekan angka curanmor di wilayah hukum Polresta Malang Kota. Jika ada yang kehilangan, langsung laporkan kepada kami dan langsung kami proses," jelas dia.

Tim tersebut bahkan tak segan-segan akan memberikan tindakan tegas dan terukur bagi pelaku curanmor, utamanya yang melawan petugas bagi yang hendak ditangkap. "Jika terbukti melakukan pencurian dan pemberatan, maka pelaku yang ditangkap akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara," tandas dia.(tea)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : tea
Uploader : rois
Penulis : tea
Fotografer : tea

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU