Polisi Tangkap Pemuda Asal Lawang Pakai Sabu untuk Semangat Kuliah, Jelas Salah

  • 01-04-2020 / 10:43 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Polisi Tangkap Pemuda Asal Lawang Pakai Sabu untuk Semangat Kuliah, Jelas Salah DIAMANKAN : Tersangka Uqon Soeckandy menunjukkan barang bukti sewaktu diamankan di Mapolsek Singosari.

Malangpostonline.com - Unit Reskrim Polsek Singosari terus mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di wilayahnya. Akhir pekan lalu, polisi menangkap Uqon Soeckandy, 23, warga Sumbersekar, Desa Kalirejo, Lawang. Dari tangannya polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 1,2 gram.

Kapolsek Singosari, AKP Farid Fathoni mengatakan, penangkapan terhadap Uqon tak lepas dari petunjuk dan informasi yang diterima petugas. “Kami mendapat informasi masyarakat, yang resah dengan desas-desus soal narkotika di kawasan Randuagung. Lewat keluhan ini, kami melakukan penyelidikan,” ujar Farid kepada Malang Post, Selasa (31/3).

Berpakaian preman polisi lalu diturunkan ke lapangan untuk melakukan verifikasi informasi. Hasilnya laporan dari masyarakat ini valid. Petugas yang menyamar mendapati ada seorang pemuda yang mencurigakan di Jalan Raya Randuagung, Kecamatan Singosari yang sendirian pada tengah malam.

Karena gerak-geriknya yang terlihat seperti orang bingung, petugas yang mengintai langsung menangkapnya. “Ketika kami geledah ditemukan 1,2 gram narkotika jenis metamfetamin atau sabu di saku pakaiannya. Satu plastik klip sabu ditemukan dalam bungkus rokok,” tutur mantan Kapolsek Karangploso ini.

Karena sudah kedapatan barang bukti, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Supriyono langsug mengamankannya. Sebelum dibawa ke kantor polisi, tersangka digelandang ke rumahnya di kawasan Lawang. Polisi berupaya mencari barang bukti lain.

Setelah penggeledahan rumah usai, polisi membawa tersangka ke Polsek Singosari. Kepada penyidik tersangka mengaku memakai narkoba sebagai doping supaya semangat kuliah. Dia terdaftar sebagai mahasiswa di salah satu kampus swasta di Kota Malang.

Tapi, keterangan tersangka tidak bisa dipercayai begitu saja oleh petugas. “Kami masih mendalami dan mengembangkan informasi, apakah tersangka terlibat jaringan narkotika yang lebih besar,” tandasnya. Tersangka dijerat dengan pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(fin/agp)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : agp
Uploader : rois
Penulis : fin
Fotografer : ist

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU