Berbuat Cabul, Konsultan Kesehatan Dibekuk

  • 01-04-2020 / 15:53 WIB
  • Kategori:Hukum Kriminal
Berbuat Cabul, Konsultan Kesehatan Dibekuk ASUSILA : Tersangka Deden Santoso digelandang petugas UPPA Satreskrim Polres Malang.

Malangpostonline.com - Ada-ada saja modus orang untuk berbuat cabul. Seperti dilakukan Deden Santoso, warga Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, yang ditahan di Polres Malang sejak awal pekan lalu. Dengan mengaku sebagai dokter naturopati, pria berusia 37 tahun ini melakukan pencabulan.

Imbasnya, bapak dua anak yang mengaku bekerja sebagai konsultan kesehatan ini, harus melewati hari-harinya di balik terali besi. Ia ditangkap polisi setelah ada laporan dari orangtua AS, 17, warga Pasuruan yang menjadi korbannya.

"Tersangka ini mengaku sebagai dokter naturopati. Padahal di ilmu kesehatan sama sekali tidak ada. Dan selama ini penafsiran orang terhadap tersangka adalah seorang dokter," terang Aipda Erlehana BR Maha, penyidik UPPA Satreskrim Polres Malang, mendampingi Kanit PPA Ipda Afrizal Akbar Haris.

Perbuatan cabul yang dilakukan Deden terhadap AS, bermula saat tersangka membuka rekrutmen calon asisten pribadinya. Korban yang tertarik, lalu mencoba mendaftar pada bulan Desember 2019 lalu dengan diantarkan oleh orangtuanya.

Sebelum menjadi asistennya, tersangka memberikan materi dan praktek secara langsung. Semula korban menurut dan percaya. Ia mengikuti semua tahapan praktek yang dilakukan oleh tersangka.

Tahapan praktek pertama dengan memijat anggota tubuh korban, mulai dari kepala hingga tubuh serta (maaf) payudara. Saat itu korban masih berdiam diri, karena masih percaya dan berharap bisa menjadi asisten tersangka.

Baru ketika tahapan praktek kedua yang dilakukan di klinik sosial milik tersangka di Lawang pada bulan Januari 2020, AS akhirnya buka suara pada orangtuanya. Pasalnya, tersangka tidak hanya mengulangi memijat payudaranya, tetapi juga memainkan jari tangannya ke kemaluan korban.

Mendengar pengakuan anaknya yang mendapat perlakuan tidak senonoh, orangtua korban langsung melaporkan ke Polres Malang. Berdasarkan laporan itulah akhirnya polisi menyelidiki dan menangkap tersangka di rumahnya.

"Sementara ini baru ada dua korban yang melapor. Namun dari pengakuan tersangka, bahwa dirinya juga pernah melakukan perbuatan yang sama terhadap beberapa santriwati di salah satu Ponpes di Kecamatan Lawang," jelasnya.

Sementara itu, meskipun sudah ada pengakuan dari korban, ternyata tersangka masih mengelak. Pria berkacama ini, mengaku tidak melakukan pencabulan. Apa yang dilakukannya, diakui sebagai bagian dari praktek kesehatan.

"Saya ini dituduh mencabuli, padahal sama sekali tidak pernah. Waktu itu saya hanya melakukan pemeriksaan dan terapi saja. Pemberian praktek itu juga tidak ada pemaksaan," dalih tersangka Deden.(agp)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : agp
Uploader : rois
Penulis : agp
Fotografer : agp

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU