Timor Leste Minta Bantuan RI hingga Korban Tewas Virus Corona

  • 05-02-2020 / 11:02 WIB
  • Kategori:Internasional
Timor Leste Minta Bantuan RI hingga Korban Tewas Virus Corona

malangpostonline.com- Timor Leste mengungkapkan alasan meminta bantuan Indonesia menangani penanganan virus corona hingga jumlah korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 425 orang di China meramaikan kabar internasional, Selasa (4/2).

Timor Leste Ungkap Alasan Minta Indonesia Bantu Karantina

Timor Leste berniat menumpang untuk melakukan karantina di Bali bagi 17 warga mereka yang akan dievakuasi dari China. Menteri Perencanaan dan Investasi Timor Leste, Xanana Gusmao, mengatakan alasan meminta pertolongan kepada Indonesia terkait penanganan virus corona (2019-nCov) karena fasilitas dan infrastruktur mereka belum mumpuni.

Xanana mengatakan sampai saat ini Timor Leste tidak mempunyai fasilitas untuk karantina pengidap virus corona. Sehingga mereka perlu meminta bantuan Indonesia dalam melakukan hal tersebut.

"Karena harus mengerti bahwa kita tidak punya fasilitas, tidak punya apa-apa, oleh karena itu kita minta kalau bisa seperti negara-negara lain [melakukan karantina]," kata Xanana di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2).

Xanana menyampaikan saat ini beberapa warga negara Timor Leste masih berada di China. Mereka belum dievakuasi karena Timor Leste tidak memiliki sarana karantina yang memadai.

Seorang WNI di Singapura Positif Virus Corona

Seorang warga negara Indonesia dilaporkan terjangkit virus Corona di Singapura. Dia tercatat menjadi orang ke-21 yang terkena virus itu di negara tersebut.

Seperti dilansir Channel NewsAsia, Selasa (4/2), perempuan berusia 44 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu disebut mengalami gejala akibat terjangkit wabah virus corona pada Minggu pekan lalu. Dia tidak meninggalkan rumah sejak itu dan baru dibawa ke rumah sakit pada Senin kemarin.

Sampai saat ini identitas yang bersangkutan masih dirahasiakan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, menyatakan sudah mendapatkan konfirmasi soal hal itu.

"KBRI Singapura telah menerima konfirmasi lisan dari Kementerian Kesehatan Singapura. Namun dikarenakan Personal Data Protection Act, identitas WNI tersebut belum dapat disampaikan," tulis Faizasyah melalui pesan WhatsApp kepada CNNIndonesia.com.

Kronologi WNI di Singapura Positif Virus Corona

Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja sebagai asisten rumah tangga dilaporkan menjadi orang ke-21 yang positif virus Corona di Singapura. Dia disebut terkena virus itu setelah sang majikan dinyatakan mengidap virus yang sama pada Senin (3/2) kemarin.

Menurut keterangan Kementerian Kesehatan Singapura yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (4/2), perempuan WNI berusia 44 tahun itu bekerja di rumah sang majikan yang merupakan seorang wanita berusia 28 tahun di di Jalan Bukit Merah. Majikan tersebut belum pernah bepergian ke China.

Akan tetapi, sang majikan dilaporkan bekerja di sebuah toko obat-obatan China bernama Yong Thai Hang di Jalan Cavan nomor 24. Para pelanggannya sebagian besar adalah para pelancong asal Negeri Tirai Bambu.

Perempuan itu mengalami radang tenggorokan dan demam pada 29 Januari. Dia lantas pergi memeriksakan diri ke dokter umum di sebuah klinik pada hari yang sama.

Korban Meninggal Virus Corona 425 Orang di China

Komisi Kesehatan Nasional China mencatat 64 orang di Provinsi Hubei meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona pada Selasa (4/2). Total korban meninggal dunia bertambah menjadi 414 di daerah pusat penyebarannya di Hubei dan total 425 orang di seluruh China.

Mengutip AFP, penyebaran virus corona dalam sehari di Hubei bertambah 2.345 dan total mencapai 3.235 kasus di seluruh China.

Pemerintah China mencatat 10.990 pasien dengan 576 lainnya dinyatakan dalam kondisi kritis tengah mendapat perawatan di Hubei. Di seluruh dunia, 20.400 kasus wabah virus corona yang menyebar di 26 negara. (evn/cnn/bua)

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU