Risma Datang, DIPA Terlanjur Dibawa Balik ke Kantor Perbendaharaan Negara

  • 22-11-2019 / 14:40 WIB
  • Kategori:Nasional
Risma Datang, DIPA Terlanjur Dibawa Balik ke Kantor Perbendaharaan Negara RUJUK : Gubernur Khofifah akhirnya bisa bertemu Walikota Risma meski harus di ruang transit dan tertutup untuk wartawan. (HARY SANTOSO/MPonline)

Malangpostonline.com, SURABAYA - Tahu jika DIPA Pemkot Surabaya akan dikembalikan ke pusat, Walikota Surabaya agak ketar-ketir juga.

Buktinya, sekitar pukul 12.45 Wib, Risma hadir di lantai 1, Grand City Surabaya.

Didampingi beberapa stafnya, Risma yang mengenakan baju merah langsung menuju ruang transit.

Tentu saja, Risma ingin menemui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Risma ingin mengambil 'jatah' Daftar Isian Perencanaan Anggaran (DIPA) Surabaya.

 

BERIRINGAN: Sekdaprov Jatim Heru Tjahyono menemani Walikota Risma meninggalkan areal Grand City. (HARY SANTOSO/MPonline)

 

Mengetahui kedatangan Risma, Khofifah sengaja tidak segera meninggalkan Grand City. Meski ada agenda sidang di DPRD Jatim sangat penting.

Apakah DIPA langsung diberikan ke Risma? Ternyata tidak. Khofifah justru minta Sekdaprov Jatim didatangkan ke Grand City. Tujuannya, ada saksi dan pendamping saat menyerahkan DIPA ke Risma.

Setelah Sekdaprov hadir di ruang transit, DIPA Surabaya ternyata tidak bisa langsung diberikan. Usut punya usut, DIPA Surabaya sudah dibawa balik ke kantor Perbendaharaan Jatim.

Agar kedatangan Risma tidak sia-sia, akhir Khofifah memberitahu saja isi DIPA Surabaya. 

"Sudah diusahakan di-print-kan tapi tidak bisa. Karena staf Kantor Perbendaharaan sulit dihubungi," kilah Aries Agung Paewai, Kahumas Pemprov Jatim.

Usai bertemu Khofifah dan Sekdaprov Jatim, Risma berusaha menghindari wartawan yang menunggu di depan ruang transit.

"Terlambat. Ya karena terlambat," elak Risma ketika dicecar ketidakhadirannya di acara penting tahunan itu. (has/Malangpostonline.com)

Editor : Hary Santoso
Uploader : irawan
Penulis : has
Fotografer : has

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU