Kasus Harun Masiku, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot

  • 29-01-2020 / 11:15 WIB
  • Kategori:Nasional
Kasus Harun Masiku, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Yasonna Laoly (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Malangpostonline.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly ternyata telah mencopot Ronny F Sompie dari kursi Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham.

"Supaya tim independen ini jangan ada conflict of interest saya sudah memfungsionalkan dirjen imigrasi. Jadi sekarang dirjen imigrasi sudah diganti Plh, termasuk Direktur Sisdik Keimigrasian-nya," ujar Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ronny masih di Kemenkumham namun mengisi jabatan fungsional. Yasonna menunjuk Irjen Kemenkumham sebagai Pelaksana Harian per hari ini.

Tak hanya Dirjen Imigrasi, Yasonna juga mencopot Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Kemenkumham Alif Suadi karena permasalahan yang terkait tersangka KPK dalam kasus suap komisioner KPU Wahyu Setiawan, yaitu Harun Masiku.

"Dirsistik Keimigrasian juga [dicopot]," kata Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Karena dia turut sangat menentukan kenapa sistem tidak berjalan dengan baik. Mereka bertanggungjawab soal itu," kata Yasonna.

Yasonna mengatakan telah menunjuk pelaksana harian dirjen imigrasi Kemenkumham. Di mana saat ini Inspektur Jenderal Kemenkumham Jhoni Ginting yang ditunjuk sebagai pelaksana harian dirjen imigrasi Kemenkumham.

"(Plh) Ya per hari ini, hari ini. Tadi siang," tuturnya, dikutip dari CNBC Indonesia.

Pemberitaan soal Ronny sempat ramai terkait dengan soal keberadaan tersangka suap Harun Masiku. Untuk itu Yasonna mengatakan siap membentuk tim terkait dengan pencairan Harun Masiku.

Tim gabungan ini, kata Yasonna, terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, Badan Siber dan Sandi Negara, Direktorat Tindak Pidana Cyber Bareskrim Polri, dan Ombudsman.

Nantinya tim akan melacak mengapa terjadi penundaan atau delay soal data keberadaan Harun di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

"Saya mau kita betul-betul terbuka dan melacak mengapa ini terjadi delay, mengapa data tersimpan di PC terminal 2F bandara. Kalau yang terminal 3 kan beres, makanya enggak ada masalah. Tapi terminal 2 ini ada delay," terangnya.

 

Yasonna sengaja membentuk tim gabungan dari sejumlah kementerian/lembaga agar terlepas dari tudingan konflik kepentingan. Ia meyakini tim itu terdiri dari berbagai ahli yang mumpuni.

"Maka tim-tim yang sangat ahli di situ. Supaya betul-betul independen maka dirjen imigrasi difungsionalkan sekarang ditunjuk Plh," ucapnya.

Untuk diketahui, Harun Masiku berstatus tersangka, namun aparat penegak hukum, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun kepolisian, belum juga bisa menangkap tersangka perkara suap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ini. (hps/hps/cnbc/bua)

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : CNBC
Fotografer : CNBC

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU