Saat Emak-emak Turun Tangan Interogasi 'Maling' di Bekasi

  • 08-02-2020 / 09:25 WIB
  • Kategori:Nasional
Saat Emak-emak Turun Tangan Interogasi 'Maling' di Bekasi Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono

Malangpostonline.com -  Dua orang pemuda ditangkap warga Perumnas 3 Aren Jaya, Bekasi Timur karena diduga melakukan pencurian. Kedua pemuda itu sempat diinterogasi oleh emak-emak dan viral di media sosial.

Dirangkum detikcom, peristiwa itu terjadi pada Kamis 6 Februari 2020 dini hari. Seorang warga yang turut mengamankan keduanya, Luthfi (26) menyebutkan, awalnya keduanya terpantau melakukan kegiatan yang mencurigakan.

Karena keduanya mencurigakan, tim ronda perumahan kemudian mengejar dan mengepung keduanya. Kedua pria itu mencoba kabur, tapi warga segera menangkap keduanya.

"Ditangkap di sini (Jalan P Tanimbar 2). 'Lu sering gue lihat lewat jam 2 pagi'. Ditahan, dia duduk, diinterogasi, bawa KTP apa nggaknya, ternyata nggak bawa identitas dia, ditaruh di gang darurat, pas dicek bawa linggis," ujar Luthfi ketika ditemui detikcom di lokasi, Jumat (7/2/2020).

Kemudian, keduanya dibawa ke Balai RW 07. Para pelaku sempat ditelanjangi hingga tersisa celana dalam untuk diteliti ada-tidaknya senjata lain yang disimpan.

Kemudian, emak-emak bernama Nur Huda (49) menghampiri kedua pria itu dan menginterogasinya. Ia menginterogasi kedua terduga pelaku sambil membawa balok kayu.

"Awalnya dia nggak ngaku, katanya cuma dua orang. Begitu saya getok, baru dia ngaku kalau (komplotan) itu empat orang, tapi yang dua lagi kabur," kata Nur Huda. Dikutip dari Detik.com

Nur Huda emosional lantaran barang-barang miliknya sering hilang dicuri. Salah satunya helm milik putranya.

"Saya bilang 'kalau lu nggak mau ngaku, tatap mata gua'. Saya getok lagi ininya (pahanya). (Masalahnya) helm anak saya hilang dua, baru beli," tuturnya.

Warga lantas menelpon polisi. Keduanya dibawa ke Polsek Bekasi Timur.

"Pas masuk ke mobil polisi, saya getok saja lagi. Saya geregetan, Mas," lanjutnya.

"Awalnya dia nggak ngaku, katanya cuma dua orang. Begitu saya getok, baru dia ngaku kalau (komplotan) itu empat orang, tapi yang dua lagi kabur," kata Nur Huda.

Kedua pemuda itu kemudian dibawa ke Polsek Bekasi Timur. Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo mengatakan keduanya dilepas setelah diperiksa selama 1x24 jam di kantor polisi. Keduanya dilepas karena tidak terbukti melakukan pencurian.

"Iya dilepas, kan nggak terbukti mencuri, nggak ada barang buktinya," ujar Sutoyo ketika dikonfirmasi detikcom, Jumat (7/2/2020).

Sutoyo memastikan keduanya bukan residivis. Dua pemuda itu dipastikan tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

"Tidak ada (catatan kriminal)," kata Sutoyo.

Identitas, alamat, dan nama-nama kerabat serta keluarga I dan R sudah dikantongi polisi. Sutoyo mengatakan narasi yang berkembang di media sosial tidak sesuai fakta. Dalam narasinya, kedua pemuda itu mencuri motor, jemuran, ponsel, hingga spion mobil.

"Ranmor (pencurian kendaraan bermotor) itu (narasi di medsos) itu siapa yang nyuri?" tutur Sutoyo.

Penangkapan keduanya ini direkam video oleh warga dan menjadi viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak dua pemuda bertelanjang dada sedang duduk dikelilingi warga. Tangan kedua pemuda itu tampak terikat ke depan. Seorang emak-emak berkerudung menginterogasi keduanya saat itu. (mei/mei/dtk/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : DTK
Fotografer : DTK

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU