Serang Polisi Pakai Belati, Pembeli Sabu di Aceh Tewas Ditembak

  • 25-02-2020 / 14:54 WIB
  • Kategori:Nasional
Serang Polisi Pakai Belati, Pembeli Sabu di Aceh Tewas Ditembak Foto: Ilustrasi penangkapan. (Edi Wahyono-detikcom)

Malangpostonline.com -  Seorang pembeli sabu di Aceh Utara, Aceh berinisial S (22) tewas ditembak karena menyerang polisi menggunakan belati. S diduga tewas akibat pendarahan luka tembak di kaki.

"Dalam penggerebekan yang kita lakukan, ada dua orang kita tangkap. Tapi satu di antaranya tewas saat dibawa ke rumah sakit," kata Kasat Narkoba Polres Aceh Utara AKP M Daud kepada wartawan, Selasa (25/2/2020). Dikutip dari Detik.com

Penangkapan kedua tersangka S dan In (36) berawal dari informasi terkait adanya transaksi sabu di rumah di Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara. Polisi meluncur ke lokasi pada Senin (24/2) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam penggerebekan, polisi menemukan kedua tersangka di dalam rumah. Namun ketika hendak ditangkap, S tiba-tiba mengeluarkan belati lalu menyerang polisi. Polisi saat itu sempat melepaskan tembakan peringatan dua kali, namun tidak digubris S. Dia berusaha mengejar dan melawan polisi.

"Anggota kita kemudian melakukan tindakan melumpuhkan dengan menembak ke arah paha tersangka sebanyak satu kali," jelas Daud.

Setelah ambruk, tersangka S dibawa ke Puskesmas setempat. Tersangka S meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit setelah dirujuk pihak Puskesmas.

"Jenazah selanjutnya dibawa ke Puskesmas Lhoksukon untuk pemeriksaan visum et repertum. Jenazah berada di Puskesmas untuk dijemput oleh keluarganya," sebutnya.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti dari tangan In berupa sabu 31,94 gram dan ganja seberat 11,46 gram. In kini diamankan di Mapolres Aceh Utara. (idh/idh/dtk/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : DTK
Fotografer : DTK

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU