Demi Hand Sanitizer, Pemkot Solo Minta Bebas Cukai Alkohol

  • 25-03-2020 / 10:09 WIB
  • Kategori:Nasional
Demi Hand Sanitizer, Pemkot Solo Minta Bebas Cukai Alkohol Ilustrasi hand sanitizer. (Istockphoto/nito100)

Malangpostonline.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengajukan permohonan bebas cukai etil alkohol sebanyak 10 ribu liter. Etil alkohol berkadar 90 persen itu digunakan untuk bahan dasar pembuatan hand sanitizer yang dibutuhkan untuk penanganan wabah virus corona (Covid-19).

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan permohonan bebas cukai atas etil alkohol diajukan dua kali. Tahap pertama sebanyak 4 ribu liter sudah mendapatkan pembebasan cukai pekan lalu. Pemkot mengajukan lagi permohonan bebas cukai untuk 6 ribu liter etil alkohol yang sedang dalam proses pemesanan.

Rudy, sapaan akrab Rudyatmo mengatakan pembebasan cukai akan sangat membantu Pemkot dalam menangani wabah Covid-19. Pasalnya, beban cukai etil alkohol 90 persen mencapai Rp 20 ribu per liter.

"Tinggal dikalikan saja itu. Kalau kita harus bayar semua ya klenger," kata Rudy usai berkoordinasi dengan Kepala Kantor Bea Cukai Solo, Budi Santoso di rumah dinas Walikota Solo, Loji Gandrung, Selasa (24/3).

Ia mengatakan etil alkohol itu bakal diolah menjadi hand sanitizer dengan melibatkan masyarakat dengan pendampingan dari tim Dinas Kesehatan. Hasilnya digunakan untuk memasok kebutuhan cairan antiseptik di kantor-kantor pemerintah dan pasar-pasar tradisional.

"Yang kita ajukan kemarin sudah mau habis. Tinggal yang akan kita kirim ke kecamatan-kecamatan dan kelurahan. Ini kita mengajukan lagi 6 ribu liter, " katanya

Selain itu, kata dia, Pemkot Solo pun telah menyediakan dispenser atau botol penyimpan untuk hand sanitizer di kantor kecamatan dan kelurahan di wilayahnya. Masyarakat dapat mengambil hand sanitizer tersebut secara cuma-cuma. Satu orang mendapat jatah setengah liter untuk memenuhi kebutuhannya.

"Kalau kurang ambil lagi," katanya.

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 172/PMK.04/2019 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.04/2010 tentang Tata Cara Pembebasan Cukai, cukai etil alkohol untuk tujuan sosial dapat dibebaskan. Termasuk etil alkohol untuk keperluan bantuan bencana alam.

Terpisah, Budi Santoso selaku Kepala Kantor Bea dan Cukai menjelaskan pembebasan cukai dapat diajukan selama memenuhi ketentuan. Ia mengatakan akan memproses pengajuan bebas cukai dari Pemkot ini secepatnya.

"Yang kemarin 4 ribu liter kan sudah. Ini yang 6 ribu liter baru kita apply kemarin. Mudah-mudahan besok sudah bisa kita beri pembebasan," kata Budi.

Ia menambahkan, permohonan bebas cukai etil alkohol untuk penanganan wabah Covid-19 pertama kali diajukan Pemkot Solo pekan lalu. Selain Solo, ada beberapa daerah lain yang mengajukan permohonan serupa.

"Update yang saya dengar per hari ini, Semarang dan Gresik juga sudah mulai mengajukan," katanya. (syd/kid/cnn/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : rois
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU