Dana BOS Bisa Dialokasikan Pencegahan Covid-19

Gubernur: Masuk Sekolah Dimulai 22 April

  • 03-04-2020 / 18:36 WIB
  • Kategori:Nasional
Gubernur: Masuk Sekolah Dimulai 22 April PEDULI: Wahid Wahyudi (tengah) saat menyaksikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa menerima bantuan masker, dan hand sanitizer dari Gerakan Madrasah Peduli Convid-19 di Grahadi, Jumat sore.

Malangpostonline.comSURABAYA – Dinamika terus berkembangnya kasus Covid-19 di Jatim, terus dicermati Gubernur Jatim. Hasilnya, Pemprov Jatim melalui Dinas Pendidikan Jatim memastikan jadwal belajar di rumah diperpanjang hingga 21 April 2020.


Semula, siswa SMA, SMK dan PK-PLK di Jatim diperpanjang hingga 5 April 2020. Tetapi, kembali diperpanjang lagi dan  kegiatan belajar mengajar di kelas baru akan dimulai 22 April. Termasuk di dalamnya berlaku untuk Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan guru.


‘’Masa bekerja dan belajar dari rumah itu pun akan dievaluasi kembali. Sejalan perkembangan penyebaran Covid-19 di Jatim,’’ tandas Wahid Wahyudi, Kadinas Pendidikan Jatim saat mendampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Jumat (03/04) petang.


Selain jadwal masuk sekolah, Wahid juga membeberkan detail terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sesuai SE Gubernur Jatim Nomor. 420/2010/101.1/2020, tertanggal 30 Maret 2020, telah diatur penggunaannya.


BOS atau bantuan Operasional Pendidikan, terang Wahid, dapat digunakan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan sekolah. Termasuk untuk membiayai keperluan pencegahan pandemi Covid-19.


‘’Seperti penyediaan alat kebersihan, hand sanitizer, desinfektan, dan masker bagi warga sekolah serta untuk membiayai pembelajaran daring/jarak jauh,’’ papar Wahid, yang juga mantan PJ Walikota Malang ini.


Ditambahkan dia, khusus Satuan Pendidikan di bawah Kantor Wilayah Kementerian Agama dan Pemerintah Kabupaten/Kota dihimbau untuk menyesuaikan. Tentunya dengan tetap memperhatikan perkembangan penyebaran Covid-19 di wilayah kerja masing-masing.


‘’Karena beban kerja Dinas Pendidikan cukup besar, maka Pejabat eselon III dan IV di wilayah cabang dinas tetap melaksanakan tugas di kantor,’’ pungkas mantan Kadishub Jatim ini. (has) 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : Hary Santoso
Uploader : slatem
Penulis : has
Fotografer : has

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU