Ganas! Dalam 24 Jam, Ada 80.000 Kasus Baru Corona di Dunia

  • 04-04-2020 / 08:19 WIB
  • Kategori:Nasional
Ganas! Dalam 24 Jam, Ada 80.000 Kasus Baru Corona di Dunia ilustrasi. (CNBCIndonesia/ist)

Malangpostonline.com - Jumlah kasus virus corona (COVID-19) di seluruh dunia terus bertambah seiring berjalannya waktu. Per Sabtu pagi (4/4/2020) pukul 07:00 WIB, jumlah kasusnya mencapai 1.097.810, di mana angka kematian mencapai 59.140 dan total 228.405 orang sembuh.

Itu berarti angka kasus global naik sekitar 80.000 kasus lebih dalam 24 jam terakhir. Sebelumnya per Jumat pukul 07:00 WIB, jumlahnya mencapai 1.014.499 kasus, menurut Worldometers. Sementara pada saat yang sama angka kematian mencapai 53.159 kasus dan jumlah pasien sembuh mencapai 212.018 orang.

Dikutip dari CNBC Indonesia, dari semua total kasus, Amerika Serikat (AS) masih menjadi negara yang memiliki jumlah kasus terbanyak dibandingkan negara lainnya di dunia, yaitu 276.965 kasus infeksi. Itu terjadi setelah angka kasusnya bertambah sekitar 32.088 dalam sehari terakhir.

Menurut Gubernur New York Andrew Cuomo, kasus corona di AS berpusat di negara bagian New York. Di mana jumlahnya telah menembus 100.000 kasus. Dari data Worldometers, negara bagian itu memiliki 103.476 kasus dan ada 3.218 orang yang meninggal.

Di belakang Amerika Serikat, Italia menjadi negara dengan kasus infeksi terbanyak di dunia dengan 119.827 kasus, dan disusul spanyol dengan 119.199 kasus.

 

Berikut lima negara dengan kasus corona terbanyak di dunia:

1. Amerika Serikat

Kasus: 276.965

Meninggal: 7.391

Sembuh: 12.283

 

2. Italia

Kasus: 119.827

Meninggal: 14.681

Sembuh: 19.758

 

3. Spanyol

Kasus: 119.199

Meninggal: 11.198

Sembuh: 30.513

 

4. Jerman

Kasus: 91.159

Meninggal: 1.275

Sembuh: 24.575

 

5. China

Kasus: 81.620

Meninggal: 3.322

Sembuh: 76.571

 

(res/CNBC/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

 

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : CNBC
Fotografer : CNBC

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU