Gubernur Sulsel Godok Pengganti Wali Kota Makassar

  • 30-11-2018 / 09:53 WIB
  • Kategori:Pemerintahan
Gubernur Sulsel Godok Pengganti Wali Kota Makassar Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah. (Sahrul Ramadan/jpc)

JAKARTA- Masa jabatan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto segera berakhir. Lima bulan dari sekarang, tepat pada Mei tahun depan, Ramdhan akan melepas jabatannya.

Menyikapi masa transisi nanti, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah sudah mulai menggodok nama-nama pejabat yang akan menjadi Pj Wali Kota Makassar. "Namun yang paling utama, sosoknya harus punya inovasi dan kreatifititas untuk membenahi Makassar yang menjadi Ibu Kota Sulsel," jelas Nurdin, Jumat (30/11).

Pejabat yang bakal diusulkan gubernur, disebut-sebut berasal dari lingkup Pemprov Sulsel. Nurdin mengatakan, kriteria menjadi Pj Wali Kota Makassar adalah harus dari kalangan pamong senior yang berpengalaman di bidang pemerintahan.

Setengah bercanda, Nurdin nyeletuk bahwa yang akan dipilih menjadi Pj Wali Kota Makassar harus orang gila. "Pokoknya Pj Wali Kota Makassar harus orang gila. Harus punya inovasi, yang bisa menata kota," celetuknya.

Nurdin bahkan menantang Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bisa dan memenuhi kriteria tersebut untuk mengajukan diri. "Makanya siapa yang mengaku bisa, ya kita tunjuk,"  jelas Nurdin.

Seperti diketahui, Mohammad Ramdhan Pomanto, menjabat Wali Kota Makassar sejak 2014. Pria yang akrab disapa Danny Pomanto itu didampingi Syamsu Rizal sebagai Wakil Wali Kota.

Pada Pilkada serentak Juli tahun lalu, Danny mencoba peruntungannya kembali. Saat itu dia berpasangan dengan Indira Mulyasari.

Dalam perjalanannya saat itu, pasangan Danny - Indira didiskualifikasi karena berbagai persoalan. Akhirnya tertinggal satu paslon tunggal yakni Appi-Cicu. Sementara status Danny - Indira digantikan oleh kotak kosong.

Ujung perjalan pilkada, kotak kosong justru menang telak mengalahkan paslon tunggal. Kemenangan kotak kosong dalam pilkada membuat jabatan Wali Kota sementara kosong.

Danny ditunjuk alias diaktifkan kembali sebagai wali kota hingga masa jabatan resminya habis pada Mei tahun depan. Pilkada Makassar akan kembali digelar pada 2020 mendatang.(rul/JPC/bua)

Editor : bua
Uploader : buari
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU