Provinsi Jatim Kembali Raih Predikat A SAKIP 2018

  • 06-02-2019 / 13:42 WIB
  • Kategori:Pemerintahan
Provinsi Jatim Kembali Raih Predikat A SAKIP 2018 SUKSES: Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono (tengah) didukung kepala OPD Pemprov Jatim kembali meraih predikat A SAKIP 2018. (HARY SANTOSO/MPonline)

SURABAYA - Provinsi Jawa Timur kembali mampu mempertahankan predikat A Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Predikat tersebut diberikan kepada Jatim atas Laporan Hasil Evaluasi SAKIP Tahun 2018.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diperoleh Jatim, Sekdaprov Jatim Dr. Ir. Heru Tjahjono, MM menerima piagam penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI Drs. Syafruddin, M.Si di Golden Tulip Hotel Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (6/2).

Selain Pemprov Jatim, terdapat 5 pemerintah kabupaten/kota di Jatim yang menerima predikat A SAKIP. Antara lain Kabupaten Ngawi, Lamongan, Sidoarjo, Gresik, Banyuwangi.

Sekdaprov Jatim mengatakan, manfaat SAKIP secara umum mampu mengubah paradigma kerja menjadi kinerja. Memudahkan menentukan program atau kegiatan yang bersifat inovasi.

Penerapan SAKIP di Pemprov Jatim, lanjutnya, bertujuan utama mengawal sistem pengendalian berbasis kinerja berjalan dengan baik. Salah satunya melalui forum pertanggungjawaban kinerja kepala perangkat daerah kepada gubernur yang dilakukan dua kali setahun.

‘’Seluruh kepala perangkat daerah bergiliran satu-persatu mempresentasikan langsung kinerjanya secara pribadi tanpa pendamping. Hal itu bukti komitmen pimpinan dalam implementasi SAKIP,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan, penerapan SAKIP di 11 pemerintah provinsi dan 150 kabupaten/kota berhasil menghemat pemborosan anggaran Rp 22,3 Triliun.

‘’Secara nasional, SAKIP tahun 2018 telah berhasil menghemat pemborosan anggaran sebesar Rp 65,1 triliun,’’ tandas mantan Wakapolri ini. (has)

 

 

Editor : Hary Santoso
Uploader : HAS
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU